Kompas.com - 04/03/2013, 09:25 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintahan Jakarta Baru di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama kembali membuat sebuah gebrakan dengan membuka keran baru para Pegawai Negeri Sipil (PNS) eselon empat agar dapat menjadi lurah atau camat dengan cara lelang. Proses melalui lelang itu tentunya membuat seluruh PNS merasa mendapatkan kesempatan yang sama. Karena tidak harus menunggu golongan pangkatnya sesuai atau menunggu giliran antrian yang cukup lama dan juga tidak harus PNS lulusan ilmu kepemerintahan dan sekolah kedinasan seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Lelang jabatan itu dilakukan menyusul terbitnya surat edaran dari Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16/2012 tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Struktural yang Lowong Secara Terbuka di Lingkungan Instansi Pemerintah. Lurah dan camat pun mengapresiasi langkah Jokowi-Basuki tersebut. Salah satunya adalah Camat Tambora, Isnawa Adjie. Menurut dia, melalui lelang jabatan, masyarakat akan memotret bagaimana visi dan misi kerja calon lurah dan camat dapat dijalankan.

"Sebetulnya istilah lelang jabatan ini adalah ide cemerlang Pak Gubernur melalui program Jakarta Baru. Ini merespon surat edaran Kementerian PAN dan RB nomor 16 tahun 2012 tentang perekrutan dan promosi jabatan secara terbuka," kata Adjie kepada Kompas.com, Senin (4/3/2013).

Adjie yang telah berkiprah selama dua tahun menjadi Camat Tambora dan tiga tahun menjadi Wakil Camat Tambora ini telah mendengar kalau pada lelang jabatan tersebut juga akan dilihat pengalaman kerja, kinerja, prestasi, dan track record selama menjabat. Munculnya mekanisme baru dirancang oleh Gubernur, membuat dirinya harus mengikuti aturan tersebut. Dia mengakui, ke depan bisa saja dia tidak lagi mendapatkan kesempatan menjadi camat atau turun eselon lebih rendah. Mekanisme ini semakin mendorongnya untuk bekerja lebih giat dan inovatif lagi.

"Masyarakat juga diminta saran dan pendapat tentang yang bersangkutan dan yang terpenting camat lurah yang terpilih harus kredibel, gesit, inovatif, dan komunikatif dengan warganya. Dengan konsep ini semangat kompetitif camat lurah dalam penanganan wilayah akan terpacu, ibarat Formula One, yang mesinnya kurang kuat pasti akan tertinggal dalam semangat good governance Jakarta Baru. Lurah dan Camat pastinya juga tidak mau kalah dengan Pak Gubernur yang selalu blusukan," kata Adjie.

Regulasi terus digodok

Kepala Badan Kepegawaian Daerah I Made Karmayoga mengatakan, pihaknya masih terus menggodok dan menyusun semua jadwal lelang jabatan. Selain BKD DKI dan Asisten Pemerintahan, agar lebih transparan dan terbuka, Pemprov DKI pun menggandeng mitra profesional seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melakukan seleksi tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami menggunakan e-rekruitmen. Selanjutnya, ada seleksi pembidangan, ada seleksi kompetensi, ada seleksi psikotes, tes wawancara, dan tes kesehatan. Kami sudah mendapatkan calon itu, kami tayangkan dan uji publik. Ada komentar publik itu," kata Made.

Menurut Made, jabatan lurah dan camat menjadi jabatan pertama yang akan diuji coba melalui lelang untuk mendapatkan pejabat Pemprov terbaik. Sedangkan, untuk orang-orang yang ingin mengikuti proses lelang akan disesuaikan dengan golongannya dan harus melalui fit and proper test. Sosok lurah dan camat yang paling dicari oleh gubernur dan wakil gubernur, kata dia, adalah yang memiliki cita-cita dan tekad untuk bersama-sama membangun Jakarta Baru.

"Nah, yang penting dalam filosofi seleksi terbuka ini membangun kepercayaan publik, kepercayaan terhadap aparatur negara, dan bagaimana pemimpin dipercaya masyarakat. Nah, itu yang kami bangun, salah satunya melalui lelang jabatan ini," ujar Made.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.