Diundang ke Kopenhagen, Jokowi Pilih ke Marunda

Kompas.com - 04/03/2013, 18:52 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Perdagangan dan Investasi Denmark Pia Olsen Dyhr mengajak Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk berkunjung ke Kopenhagen. Namun, Jokowi lebih memilih blusukan ke Marunda.

"Saya ke Marunda saja, atau ke Cilincing, atau ke Muara Baru. Saya pernah ke sana, dulu waktu jualan mebel," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin (4/3/2013).

Ajakan Pia itu sebenarnya dimaksudkan untuk menilik cara penanganan banjir yang kerap merendam Kopenhagen, sejalan dengan rencana kerja sama menanggulangi masalah serupa di Jakarta.

Menurut Pia, seusai bertemu Jokowi, Pemerintah Denmark telah mengembangkan berbagai cara untuk menanggulangi dan mencegah banjir, misalnya memperbanyak ruang terbuka hijau, sistem pompa, dan terowongan air. Semua cara itu dilakukan Pemerintah Denmark bekerja sama dengan perusahaan swasta dan telah disampaikan kepada Jokowi.

"Kami berbicara tentang kerja sama, apa saja yang bisa kami lakukan bersama. Sudah kami paparkan, dan kami mengajak Pak Gubernur ke Kopenhagen," kata Pia.

Sehari sebelumnya, Pia juga telah meninjau Waduk Pluit didampingi oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Ia menyatakan bahwa pihaknya cukup mumpuni untuk ikut terlibat dalam proses normalisasi waduk tersebut.

"Sejujurnya, banjir di Jakarta lebih besar dari Denmark. Tapi, kami senang bisa membantu Indonesia dalam menghadapi masalah yang besar ini," ujarnya.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Sepekan Sebelum Bunuh Diri, Pilot Wings Air Kerap Mengurung Diri di Kamar Indekos

    Sepekan Sebelum Bunuh Diri, Pilot Wings Air Kerap Mengurung Diri di Kamar Indekos

    Megapolitan
    Dihampiri Samsat dan BPRD, Tukang Bangunan Kaget Disebut Nunggak Pajak Mobil Mewah

    Dihampiri Samsat dan BPRD, Tukang Bangunan Kaget Disebut Nunggak Pajak Mobil Mewah

    Megapolitan
    Rel Antara Stasiun Pasar Minggu dan UI Sempat Patah, KRL Sudah Bisa Melintas

    Rel Antara Stasiun Pasar Minggu dan UI Sempat Patah, KRL Sudah Bisa Melintas

    Megapolitan
    KCI Siapkan KRL sebagai Feeder untuk Pangkas Waktu Tempuh Rangkasbitung-Tanah Abang dan Cikarang-Jakarta Kota

    KCI Siapkan KRL sebagai Feeder untuk Pangkas Waktu Tempuh Rangkasbitung-Tanah Abang dan Cikarang-Jakarta Kota

    Megapolitan
    Jakarta Internasional Stadium Gunakan Rumput Hybrid Impor Untuk Tiga Lapangan

    Jakarta Internasional Stadium Gunakan Rumput Hybrid Impor Untuk Tiga Lapangan

    Megapolitan
    Jakarta International Stadium Hanya Sediakan Parkir untuk 1.500 Kendaraan, Apa Alasannya?

    Jakarta International Stadium Hanya Sediakan Parkir untuk 1.500 Kendaraan, Apa Alasannya?

    Megapolitan
    Polisi Tangkap Kelompok Pencopet Ponsel Saat Konser Musik

    Polisi Tangkap Kelompok Pencopet Ponsel Saat Konser Musik

    Megapolitan
    LPSK Beri Perlindungan Remaja yang Diperkosa Ayah Tiri di Tangsel

    LPSK Beri Perlindungan Remaja yang Diperkosa Ayah Tiri di Tangsel

    Megapolitan
    Pemprov DKI Sebut Sepeda yang Melintas di Badan Jalan Tidak Kena Sanksi

    Pemprov DKI Sebut Sepeda yang Melintas di Badan Jalan Tidak Kena Sanksi

    Megapolitan
    Setelah Uji Publik, LRT Jakarta Targetkan 7.000 Penumpang per Hari

    Setelah Uji Publik, LRT Jakarta Targetkan 7.000 Penumpang per Hari

    Megapolitan
    Jakarta International Stadium Akan Dilengkapi Fasilitas Bungee Jumping

    Jakarta International Stadium Akan Dilengkapi Fasilitas Bungee Jumping

    Megapolitan
    Tersangka Penyiraman Air Keras Racik Larutan Soda Api Sambil Ngopi di Samping Polsek

    Tersangka Penyiraman Air Keras Racik Larutan Soda Api Sambil Ngopi di Samping Polsek

    Megapolitan
    Mantan Kapolsek Kebayoran Baru Akan Dipecat karena Konsumsi Narkoba

    Mantan Kapolsek Kebayoran Baru Akan Dipecat karena Konsumsi Narkoba

    Megapolitan
    Tahun Depan, KRL Ditargetkan Hanya Terjadi 50 Kali Gangguan

    Tahun Depan, KRL Ditargetkan Hanya Terjadi 50 Kali Gangguan

    Megapolitan
    Bocah Berkebutuhan Khusus Tewas Terbakar karena Dipasung, F-PSI: Dinsos Semestinya Tak Lepas Tangan

    Bocah Berkebutuhan Khusus Tewas Terbakar karena Dipasung, F-PSI: Dinsos Semestinya Tak Lepas Tangan

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X