Kompas.com - 04/03/2013, 19:50 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Jakarta Barat kembali mengungkap adanya 2 bayi yang rencananya akan dijual oleh sindikat penjualan bayi. Dua bayi tersebut berada di Tanjung Duren Jakarta Barat dan Dadap, Tangerang.

"Sekarang bayinya sudah bertambah dua," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Hengki Haryadi di Mapolres Jakarta Barat pada Senin (4/3/2013).

Saat ini, kata dia, kedua bayi masih berada di Mapolres Jakarta Barat dan akan diserahkan ke panti Tunas Bangsa di Jakarta Timur. Sedangkan tiga bayi sebelumnya sudah mendapatkan perawatan di panti tersebut sejak satu bulan lalu.

Hengki mengatakan, belum ada bayi yang dikembalikan kepada kedua orangtuanya. Mereka masih berada di bawah asuhan Mapolres Jakarta Barat dan panti sosial.

Sedangkan mengenai tersangka dalam kasus ini, sudah ada orang yang berpotensi sebagai tersangka. Namun pihak kepolisian belum bisa mengungkapkan hal tersebut kepada publik.

Mengenai pengembangan kasus ini, kata Hengki, Polres Jakarta Barat akan melakukan kerjasama dengan Polda Metro Jaya dan Polri. Hal ini dilakukan karena bayi yang ditemukan tidak hanya berada di wilayah Jakarta Barat, tetapi makin meluas ke luar kota maupun sampai ke luar negeri.

Diberitakan sebelumnya, Polres Jakarta Barat telah mengamankan 3 bayi yang rencananya akan dijual oleh Hastuti Singgih dan 6 orang temannya. Salah satu bayi bernama Teddy Lucas rencananya akan dikirim ke Singapura untuk dijual. Hal tersebut diketahui karena ada barang bukti berupa paspor atas nama Teddy Lucas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.