Jokowi: 5 Tahun Saya Akan "Blusukan" Terus

Kompas.com - 05/03/2013, 13:01 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan akan terus melakukan hobi blusukan atau berkunjung ke kampung-kampung sampai akhir masa jabatannya memimpin Ibu Kota.

Hal itu ia lontarkan menjawab pertanyaan seorang peserta dalam diskusi panel bertajuk "Kepemimpinan Nasional" di Gedung Utama Mainhall Polda Metro Jaya, Selasa (5/3/2013). "Sampai kapan? Lima tahun saya akan blusukan terus," kata Jokowi yang disambut riuh siswa Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri yang menjadi peserta dalam diskusi itu.

Dalam diskusi tersebut, Jokowi tampak sangat enjoy menceritakan pengalamannya selama memimpin Surakarta dan Provinsi DKI Jakarta. Ia juga dengan senang hati membeberkan latar belakang memiliki hobi blusukan serta tak segan mengajak para peserta diskusi untuk mengikuti kebiasaannya itu.

Bagi Jokowi, blusukan merupakan upaya untuk menilik masalah secara langsung sehingga mampu merumuskan dan memutuskan kebijakan yang tepat. Selain itu, blusukan juga langkah jitu dalam memengaruhi masyarakat agar mengenal dan mengikuti kebijakan pemimpinnya.

"Sekarang pemimpin harus bergaul horizontal, turun ke masyarakat biar tahu masalah dan tepat mengambil kebijakan," ujarnya.

Jokowi menjadi narasumber di acara itu selama sekitar 45 menit. Setelah itu, ia melanjutkan kegiatannya meninjau korban dan bekas lokasi kebakaran di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Demo Tolak Pembangunan BTB School, Lima Warga Pluit Putri Dilaporkan ke Polisi

    Demo Tolak Pembangunan BTB School, Lima Warga Pluit Putri Dilaporkan ke Polisi

    Megapolitan
    Buntut Kerumunan di Jakarta, Polisi Temukan Unsur Pidana dan Pemeriksaan Rizieq Shihab

    Buntut Kerumunan di Jakarta, Polisi Temukan Unsur Pidana dan Pemeriksaan Rizieq Shihab

    Megapolitan
    Kantor Kelurahan Pejaten Timur Dibuka Lagi Setelah Ditutup karena Ada ASN Positif Covid-19

    Kantor Kelurahan Pejaten Timur Dibuka Lagi Setelah Ditutup karena Ada ASN Positif Covid-19

    Megapolitan
    Wagub DKI Positif Covid-19, Anies Disebut dalam Kondisi Baik

    Wagub DKI Positif Covid-19, Anies Disebut dalam Kondisi Baik

    Megapolitan
    Wagub DKI Positif Covid-19, Gedung B Balai Kota Ditutup Selama 3 Hari

    Wagub DKI Positif Covid-19, Gedung B Balai Kota Ditutup Selama 3 Hari

    Megapolitan
    Pelintasan Sebidang di Jalur KA Palmerah Ditutup Permanen

    Pelintasan Sebidang di Jalur KA Palmerah Ditutup Permanen

    Megapolitan
    Sempat Ditutup, PN Jaksel Kembali Buka Layanan Persidangan dan PTSP

    Sempat Ditutup, PN Jaksel Kembali Buka Layanan Persidangan dan PTSP

    Megapolitan
    DPRD Bekasi: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis Dampak dari Data Kemiskinan yang Buruk

    DPRD Bekasi: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis Dampak dari Data Kemiskinan yang Buruk

    Megapolitan
    Balita Jadi Pengemis Meninggal Dunia, DPRD: Tak Ada Keterbukaan Data Orang Miskin

    Balita Jadi Pengemis Meninggal Dunia, DPRD: Tak Ada Keterbukaan Data Orang Miskin

    Megapolitan
    Rizieq Belum Pastikan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok

    Rizieq Belum Pastikan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok

    Megapolitan
    Rizieq Shihab Disebut Dites Swab oleh MER-C, Organisasi Apa Itu?

    Rizieq Shihab Disebut Dites Swab oleh MER-C, Organisasi Apa Itu?

    Megapolitan
    PN Jaksel Dibuka Lagi Setelah Ditutup 5 Hari karena Ditemukan Kasus Covid-19

    PN Jaksel Dibuka Lagi Setelah Ditutup 5 Hari karena Ditemukan Kasus Covid-19

    Megapolitan
    Damkar Jaktim Punya Aplikasi Go-Damkar untuk Percepat Pelayanan Pemadaman Kebakaran

    Damkar Jaktim Punya Aplikasi Go-Damkar untuk Percepat Pelayanan Pemadaman Kebakaran

    Megapolitan
    [Update 29 November]: Bertambah 34, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tercatat 2.870

    [Update 29 November]: Bertambah 34, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tercatat 2.870

    Megapolitan
    Satgas Covid-19 Kota Bogor Pertimbangkan Cabut Laporan Polisi terhadap RS Ummi

    Satgas Covid-19 Kota Bogor Pertimbangkan Cabut Laporan Polisi terhadap RS Ummi

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X