Ini Hadiah Ulang Tahun untuk Jokowi Versi Basuki - Kompas.com

Ini Hadiah Ulang Tahun untuk Jokowi Versi Basuki

Kompas.com - 08/03/2013, 16:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Selain sebagai hadiah ulang tahun Jakarta, rencananya seleksi dan promosi jabatan lurah dan camat juga sebagai kado ulang tahun Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

"Kami juga berharap pejabat-pejabat memberikan hadiah ulang tahun ke Pak Gubernur. Pak Gubernur kan ultahnya 21 Juni," kata Basuki, di Balaikota Jakarta, Jumat (8/3/2013).

Melalui seleksi dan promosi jabatan, Basuki mengharapkan sudah saatnya lurah dan camat untuk blusukan menggantikan posisi Gubernur DKI Joko Widodo. Basuki memiliki target, seleksi promosi jabatan lurah camat dapat dilaksanakan pada hari ulang tahun Jakarta, atau pada 22 Juni. Jadi, hadiah birokrasi yang bersih dan transparan dapat menjadi hadiah ulang tahun Jokowi dan Jakarta.

"Kasih kado ultahlah supaya Pak Gubernur jangan blusukan terus. Nanti di wilayah-wilayah itu ada kloningnya Pak Gubernur," kata mantan Bupati Belitung Timur itu.

Pria yang akrab disapa Ahok itu mengatakan, sistem ini juga memungkinkan warga mengawasi langsung kinerja para pemimpinnya. Selain itu, pejabat yang ingin dipromosikan harus mampu menunjukkan kompetensinya sebagai calon pemimpin. Untuk pejabat yang dimaksud, pengenalan dan pemahaman wilayah dengan segala problematikanya menjadi syarat mutlak.

Saat ini, DKI sedang mengkaji pembayaran tim konsultan seleksi promosi terbuka lurah dan camat. Untuk penyeleksian dan pembuatan sistem, dapat menghabiskan anggaran sebesar Rp 6 miliar-Rp 7 miliar. Selain itu, dalam pelaksanaannya, Basuki juga akan meminta bantuan corporate social responsibility (CSR) dan lembaga bantuan asing, seperti USAID atau AUSAID. Bantuan CSR itu akan dimanfaatkan Pemprov DKI untuk membayar seleksi.

"Saya nanti jualannya begini: Eh, Pak, kita kan mau bikin tes reformasi birokrasi. Tapi, kami tidak punya uang di APBD. Bukan tidak punya uang, tapi tidak mau keluar uang begitu lho. Boleh tidak Anda yang bantu," kata Basuki.

Politisi Partai Gerindra itu menjelaskan, dia sengaja mendahulukan evaluasi dan seleksi promosi jabatan di jajaran lurah serta camat karena mereka adalah pamong terdepan yang mengetahui masalah dan bersentuhan dengan warga. Pamong yang dianggap memiliki kinerja baik tentu akan dipertahankan. Namun sebaliknya, peluang pencopotan menjadi besar untuk mereka yang memiliki kinerja rendah dan buruk.

Seleksi promosi jabatan dilakukan untuk membangun transparansi dalam penentuan jabatan sekaligus menjaring sumber daya manusia sesuai dengan kompetensi masing-masing. Kebijakan ini juga disesuaikan dengan konsep Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen PAN RB) Eko Prasodjo yang tertuang dalam surat edaran.

Berita terkait, baca:

GEBRAKAN JOKOWI-BASUKI


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorHertanto Soebijoto
    Komentar

    Terkini Lainnya

    KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

    KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

    Nasional
    Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra untuk Penumpangnya

    Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra untuk Penumpangnya

    Megapolitan
    Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

    Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

    Regional
    Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

    Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

    Nasional
    Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

    Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

    Nasional
    Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

    Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

    Internasional
    Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

    Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

    Internasional
    Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

    Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

    BrandzView
    KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

    KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

    Nasional
    Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

    Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

    Nasional
    Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

    Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

    Regional
    Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

    Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

    Megapolitan
    Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans 'Black Campaign'

    Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans "Black Campaign"

    Nasional
    Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

    Berita Populer: Propaganda Korut, hingga Pelajar Rusia di Luar Negeri Diimbau Pulang

    Internasional
    Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

    Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

    Nasional

    Close Ads X