Ini Awal Keributan Versi Anak Buah Hercules

Kompas.com - 08/03/2013, 21:35 WIB
Penulis Imanuel More
|
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com — Polda Metro Jaya mengamankan Hercules Rosario Marshal dan 50 anak buahnya lantaran membuat keributan di pertokoan Tjakra Multi Strategi, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Mereka pun sempat melakukan perlawanan terhadap petugas kepolisian yang mengamankan beberapa rekan mereka. Namun, ada versi lain dari yang diutarakan polisi.

"Sejak awal pembangunan ruko itu memang sudah diprotes karena mengganggu jalan ke rumah Maun (Hercules)," ungkap JK, inisial salah seorang anak buah Hercules, Jumat (8/3/2013) malam. Pria asal Timor itu menjelaskan, rumah Hercules berjarak sekitar 100 meter dari lokasi ruko.

Sejak pembangunan ruko tersebut, akses menuju kompleks Perumahan Kebon Jeruk Indah, lokasi tempat tinggal Hercules, terhalangi. Jalan menuju rumah tokoh pemuda asal Timor Leste itu harus melintasi areal ruko yang sedang dalam penyelesaian.

"Sudah beberapa kali teman-teman ke ruko untuk tegur pemiliknya, tapi dia (pemilik ruko) tidak peduli," kata JK. Hercules sendiri akhirnya naik pitam setelah teguran yang disampaikan utusannya tidak digubris. Ia sendiri sempat menemui pemilik ruko untuk mengungkapkan ketidaksenangannya.

Namun, JK mengakui muncul arogansi dari kelompoknya setelah bos mereka turun tangan. Ia menduga ada rekan-rekannya yang mencoba memanfaatkan momen tersebut untuk untuk memeras pemilik ruko atau meminta uang jasa tertentu. "Ya biasalah, mungkin ada teman yang main sendiri minta ini-itu," kata JK.

Kekesalan Hercules dan anak buahnya memuncak pada sore tadi, sampai beberapa rekan JK menghancurkan kaca-kaca ruko. JK juga menyayangkan sikap beberapa rekannya yang telah menunjukkan perlawanan kepada aparat keamanan Polrestro Jakarta Barat yang hendak menertibkan keributan. Sementara itu, reaksi susulan dari orang-orang yang berdiam di rumah Hercules dianggap JK sebagai reaksi spontan sebagai sesama anggota kelompok.

Berita terkait dapat dibaca dalam topik: Kelompok Hercules Ditangkap

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

    UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

    Megapolitan
    Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

    Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

    Megapolitan
    Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

    Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

    Megapolitan
    Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

    Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

    Megapolitan
    Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

    Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

    Megapolitan
    UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

    UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

    Megapolitan
    Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

    Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

    Megapolitan
    UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

    UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

    Megapolitan
    Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

    Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

    Megapolitan
    Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

    Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

    Megapolitan
    Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

    Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

    Megapolitan
    Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

    Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

    Megapolitan
    Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

    Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

    Megapolitan
    UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

    UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

    Megapolitan
    Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

    Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X