Hercules: Cuma Salah Paham, Tak Ada Pemerasan

Kompas.com - 08/03/2013, 23:10 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com Hercules Rozario Marcal membantah telah melakukan pemerasan dan aksi premanisme di pertokoan PT Tjakra Multi Strategi, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Ia menyebut terjadi kesalahpahaman antara kelompoknya dan pengembang toko.

"Jadi cuma salah paham, tidak ada pemerasan, tidak ada ganggu-gangguan!" kata Hercules kepada wartawan saat digiring kembali menuju Gedung Resmob Polda Metro Jaya, Jumat (8/3/2013) malam.

Hercules mengatakan, insiden itu terjadi ketika dia baru saja pulang kerja. Hercules melihat apel petugas Polres Metro Jakarta Barat di lokasi kejadian. "Sebelum ada apel itu, saya ketemu Pak Kapolsek dan Pak Kasat (Reskrim Polres Jakbar). Saya bilang, 'Oke, tidak ada masalah'," ujar Hercules.

Namun, Hercules yang bertemu manajemen ruko PT Tjakra Multi Strategi yang disebut bernama Sandra terlibat selisih paham saat Sandra menunjuk-nunjuk dirinya. "Saya bilang, 'Kamu ngapain atur-atur saya'," ujar Hercules kepada Sandra.

Hercules kemudian pulang kembali ke rumah yang tak jauh dari lokasi. Namun, saat itu dia justru ditangkap oleh polisi. "Tapi saya sudah minta maaf sama Pak Kanit dan Resmob karena sudah marah-marah," ujar Hercules.

Kuasa hukum Hercules, Joao Meco, mengatakan akan melakukan langkah-langkah hukum terkait masalah tersebut. Dia juga membantah adanya pemerasan yang dilakukan kelompok Hercules. Hercules dan puluhan anak buahnya kini ditahan di Mapolda Metro Jaya.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

    7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

    Megapolitan
    Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

    Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

    Megapolitan
    Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

    Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

    Megapolitan
    Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

    Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

    Megapolitan
    Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

    Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

    Megapolitan
    Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

    Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

    Megapolitan
    Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

    Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

    Megapolitan
    THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

    THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

    Megapolitan
    Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

    Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

    Megapolitan
    Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

    Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

    Megapolitan
    Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

    Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

    Megapolitan
    Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

    Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

    Megapolitan
    171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

    171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

    Megapolitan
    Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

    Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

    Megapolitan
    Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

    Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X