Kompas.com - 09/03/2013, 05:27 WIB
|
EditorA. Wisnubrata

UNGARAN, KOMPAS.com - Kasus yang menimpa Slamet dan Muntamah, keluarga petani yang dijebloskan ke penjara oleh oknum polisi yang telah menipunya ratusan juta rupiah, ternyata menyeret sejumlah pihak yang dituding ikut bertanggungjawab atas lolosnya kasus timpang itu.

Informasi terbaru menyebutkan, Kapolsek Bergas AKP SW dan Kanitreskrim Polsek Bergas Aiptu SH dicopot dari jabatannya pada Selasa pekan lalu. Keduanya kini dihadapkan pada bagian Profesi dan Pengamanan (Propam) Internal Polres Semarang sebagai pihak yang dianggap paling bertanggungjawab atas penanganan dua kasus yang saling berkaitan tersebut.

Informasi tersebut diperoleh wartawan dari milis resmi Humas Polres Semarang, Jumat (8/3/2013) malam. Dalam milis dikatakan, langkah pencopotan itu sebagai salah satu strategi agar proses pemeriksaan yang dilakukan terhadap Kapolsek Bergas dan Kanitreskrim Polsek Bergas dapat lebih fokus.

Diberitakan sebelumnya, kasus pencurian komputer milik Briptu Sri Margiono dengan tersangka pasangan suami istri Slamet dan Muntamah, warga Penawangan, ditangani oleh Polsek Bergas. Sebelumnya, Polsek Bergas juga menangani laporan penipuan terhadap kedua pasutri tersebut oleh Briptu Sri Margiono. Margiono disebutkan meminta uang sebesar Rp 170 juta sebagai syarat masuk menjadi anggota Polri bagi Nursaid, anak korban.

Kasus penipuan dengan tersangka Briptu Sri Margiono sendiri, Kamis (7/3/2013) kemarin telah diputus oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Semarang dengan vonis hukuman 1 tahun penjara bagi anggota Polri di kesatuan Shabara di Jakarta itu. Sementara kasus pencurian komputer yang disangkakan kepada Slamet dan Muntamah atas laporan keluarga Margiono, Kamis pekan depan baru akan mulai disidangkan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.