Kompas.com - 11/03/2013, 19:48 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang gadis remaja berinisial SR (14) terbaring di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Korban harus menjalani operasi pada bagian kaki kirinya setelah terkena peluru di dekat lokasi balap liar motor di daerah Cideng, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (10/3/2013) sekitar pukul 02.00 WIB.

Istiadi, ayah korban menuturkan, peristiwa bermula saat sang anak pergi bersama teman-temannya pada Sabtu (9/3/2013) malam sekitar pukul 21.00 WIB untuk mengikuti pesta ulang tahun temannya di sebuah rumah makan di Cideng. Namun, pada Minggu pagi dini hari, dia mendapat kabar dari istrinya bahwa sang anak harus menjalani perawatan dan dilarikan ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

"Saya dapat kabar jam 05.00 pagi anak saya kena peluru nyasar," kata Istiadi saat melaporkan kejadian tersebut di Mapolda Metro Jaya, Senin (11/3/2013).

Ia menuturkan, saat kejadian itu, anaknya tengah mengisi bensin di sekitar lokasi tempat balap liar terjadi. Namun, tiba-tiba ada beberapa orang berpakaian sipil yang diduga polisi dan keluar dari dalam mobil Toyota Avanza. Pria itu langsung membubarkan aksi balap liar tersebut dengan melepaskan tembakan ke udara dan ke arah bawah.

"Kebetulan anak saya enggak jauh dari lokasi penembakan," ujar Istiadi.

Salah satu peluru itu kemudian mengenai kaki SR. Istiadi mengatakan, saat itu anaknya sempat tidak menyadari bahwa kakinya terluka dan diduga terkena pantulan peluru. Korban baru menyadari saat salah satu teman yang memboncenginya memberitahukan bahwa kakinya sudah berlumuran darah.

"Darah mengucur terus dari luka di atas mata kaki. Untung masih di kaki, bagaimana kalau di badan?" kata Istiadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat itu juga korban dilarikan di klinik terdekat. Namun, korban kemudian dibawa menuju RS Fatmawati untuk menjalani perawatan.

Atas kejadian yang menimpa anaknya, Istiadi melapor ke Unit Lakalantas Polsektro Cilandak. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Metro Gambir dengan nomor laporan LP: No pol 181/K/III/2013/Sek Gambir. Petugas Polsek Gambir pun mengecek tempat kejadian perkara.

Saat ini SR masih dirawat di RS Fatmawati setelah menjalani operasi untuk mengeluarkan proyektil peluru pada Minggu sekitar pukul 21.00 WIB. Istiadi mengatakan, ada keretakan tulang pada kaki bagian bawah anaknya. Proyektil peluru tersebut tidak sampai menempel pada bagian tulang. Dia berharap polisi dapat mengungkap kasus yang menimpa anaknya itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.