Demi Orangtua, Fahmi Jual Ginjal di Kaskus

Kompas.com - 12/03/2013, 14:43 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Terimpit masalah ekonomi dan harus membiayai pengobatan orangtuanya, Fahmi Rahardiansyah (19) terpaksa menawarkan ginjalnya untuk dijual melalui Kaskus. Dia mem-posting di Kaskus untuk menjual ginjalnya sejak Senin (11/3/2013).

"Saya cuma mau bantu pengobatan orangtua saya," kata Fahmi saat ditemui Kompas.com di Balaraja, Tangerang, Selasa (12/3/2013).

Fahmi merupakan anak tunggal dari pasangan Muhamad Dik Mahmudi dan Ami (50). Ayahnya sudah tiga tahun menderita penyakit darah tinggi dan harus menjalani pengobatan saraf untuk bisa sembuh seperti sediakala.

Fahmi menawarkan ginjalnya dengan harga Rp 50 juta. Uang tersebut akan digunakan untuk biaya perawatan ayahnya di rumah sakit.

Beberapa minggu lalu, ayahnya sempat dirawat di Puskesmas Balaraja dan menghabiskan biaya sekitar Rp 2,5 juta. Untuk mendapatkan pengobatan intensif, orangtua Fahmi harus menjalani terapi saraf sampai kondisinya membaik.

"Sekali terapi bisa habis Rp 1,5 juta. Saya anak tunggal, jadi tanggungan di saya semua," ungkapnya.

Fahmi baru lulus SMK Kesehatan sekitar satu tahun lalu. Aktivitasnya akhir-akhir ini bekerja sebagai asisten dokter di salah satu klinik di Bandung. Gajinya Rp 1 juta per bulan. Uang tersebut untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan orangtuanya.

Selain gaji tersebut, keluarga Fahmi juga mendapatkan uang pensiun ayahnya sebesar Rp 800.000 per bulan. Menurut Fahmi, uang Rp 1,8 juta per bulan tidak bisa mencukupi kebutuhan pengobatan orangtuanya.

Untuk itu, dia mem-posting untuk menjual ginjal melalui jejaring tersebut. Fahmi mengungkapkan, sejak mem-posting penjualan ginjal di Kaskus, banyak pengguna Kaskus lain yang melarangnya melakukan hal tersebut. Selain melanggar pidana, perbuatan tersebut bukan menjadi jalan keluar dalam mengatasi masalah biaya ini.

"Saya tahu ini pidana, saya juga takut. Tapi kalau orangtua saya sembuh, saya enggak apa-apa kalau harus dipenjara," kata Fahmi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[UPDATE] Grafik Covid-19 12 Agustus di Depok: Temuan 16 Kasus Baru, 1 Pasien Meninggal

[UPDATE] Grafik Covid-19 12 Agustus di Depok: Temuan 16 Kasus Baru, 1 Pasien Meninggal

Megapolitan
[UPDATE] Daftar 22 Kelurahan Zona Merah Covid-19 di Depok Saat Ini

[UPDATE] Daftar 22 Kelurahan Zona Merah Covid-19 di Depok Saat Ini

Megapolitan
Jalan Protokol di Jakarta Masih Rawan Ancaman Ranjau Paku

Jalan Protokol di Jakarta Masih Rawan Ancaman Ranjau Paku

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Kemungkinan Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Kemungkinan Hujan Hari Ini

Megapolitan
UPDATE 12 Agustus: 8 Pasien Baru, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 655

UPDATE 12 Agustus: 8 Pasien Baru, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 655

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Temukan Hewan Laut yang Terdampak Pencemaran di Pulau Pari

Pemprov DKI Belum Temukan Hewan Laut yang Terdampak Pencemaran di Pulau Pari

Megapolitan
Akibat Layang-layang, Garuda Indonesia Keluarkan 4.000 Dollar AS untuk Perbaiki Kerusakan Pesawat

Akibat Layang-layang, Garuda Indonesia Keluarkan 4.000 Dollar AS untuk Perbaiki Kerusakan Pesawat

Megapolitan
Tak Ada Seleksi, 24 Paskibraka yang Bertugas di Jakut Diambil dari Tim Tahun Lalu

Tak Ada Seleksi, 24 Paskibraka yang Bertugas di Jakut Diambil dari Tim Tahun Lalu

Megapolitan
Pemkot Bekasi Gelar Lomba RW Siaga untuk Cegah Covid-19, Hadiahnya Pembangunan Senilai Rp 1 M

Pemkot Bekasi Gelar Lomba RW Siaga untuk Cegah Covid-19, Hadiahnya Pembangunan Senilai Rp 1 M

Megapolitan
Jika PSBB Diperpanjang, Fraksi Golkar Minta Pemprov DKI Perketat Pengawasan di 3 Tempat Ini

Jika PSBB Diperpanjang, Fraksi Golkar Minta Pemprov DKI Perketat Pengawasan di 3 Tempat Ini

Megapolitan
Hari Kedua Pembersihan Pulau Pari, Petugas Kumpulkan 110 Kantong Gumpalan Minyak

Hari Kedua Pembersihan Pulau Pari, Petugas Kumpulkan 110 Kantong Gumpalan Minyak

Megapolitan
Sekretaris Rencanakan Pembunuhan Bos Roti Asal Taiwan Setelah Santet Tak Mempan

Sekretaris Rencanakan Pembunuhan Bos Roti Asal Taiwan Setelah Santet Tak Mempan

Megapolitan
UPDATE 12 Agustus: Bertambah 13, Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Sebanyak 663

UPDATE 12 Agustus: Bertambah 13, Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Sebanyak 663

Megapolitan
Jelang Upacara HUT RI, Puluhan Paskibraka di Jakarta Utara Jalani Rapid Test

Jelang Upacara HUT RI, Puluhan Paskibraka di Jakarta Utara Jalani Rapid Test

Megapolitan
Kota Tangerang Sediakan RT Net, Internet Gratis untuk UMKM

Kota Tangerang Sediakan RT Net, Internet Gratis untuk UMKM

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X