Tinjau Waduk Kolam Pancing, Jokowi "Blusukan" Lagi

Kompas.com - 13/03/2013, 16:20 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kembali blusukan meninjau lokasi waduk di Kampung Bangau, Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (13/3/2013). Jokowi tampak asyik meninjau waduk yang tengah dalam proses pelebaran tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada 21 Februari 2013 lalu Jokowi mengunjungi lokasi ini dan menyatakan kebingungannya karena lebar waduk hanya sebesar kolam pemancingan. Saat itu, dia melontarkan rencananya untuk memperlebar waduk dan mengecek proses pengerjaannya secara berkala.

Waduk itu adalah proyek yang dijalankan Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta yang dimulai sekitar 2011 lalu. Waduk tersebut dibangun di atas lahan yang sebelumnya adalah tanah lapang. Luas waduk tak begitu besar, diameternya hanya sekitar 15-20 meter. Pembangunan waduk merupakan alternatif untuk menyiasati luapan Sungai Krukut yang lokasinya saling bersebelahan, baik antara waduk dengan sungai maupun dengan permukiman warga.

Lebar Sungai Krukut di wilayah itu awalnya mencapai 8 meter dengan kedalaman mencapai 10 meter. Namun, kondisi sungai saat ini menyusut hingga hanya tersisa lebar sekitar 3 meter dan kedalamannya juga ikut berkurang. Penyempitan Sungai Krukut dipicu oleh pembangunan kompleks latihan Marinir yang dilakukan pada awal 2011 lalu. Lebih dari setengah lebar sungai ikut diuruk, berikut sebuah jembatan yang biasa digunakan warga untuk beraktivitas juga ikut dibongkar.

Hari ini, Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 15.50 WIB. Setibanya di lokasi, mantan Wali Kota Surakarta ini langsung berkeliling ke area waduk yang luasnya tengah diperlebar. Tampak juga di lokasi sebuah alat berat tengah melakukan pengerukan.

Dari pantauan Kompas.com di lokasi, lebar waduk saat ini hampir mencapai 3-4 kali lipat dari lebar waduk semula. Proses pelebaran masih terus dilakukan di bawah pengawasan Jokowi. Sampai berita ini diturunkan, Jokowi masih berada di lokasi dan melanjutkan kegiatannya dengan membagikan aneka bantuan untuk warga setempat.

Berita terkait, baca:

GEBRAKAN JOKOWI-BASUKI

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

    UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

    Megapolitan
    Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

    Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

    Megapolitan
    Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

    Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

    Megapolitan
    Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

    Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

    Megapolitan
    Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

    Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

    Megapolitan
    FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

    FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

    Megapolitan
    Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

    Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

    Megapolitan
    MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

    MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

    Megapolitan
    Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

    Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

    Megapolitan
    RS Ummi Dapat Teguran Keras, MER-C: Seharusnya Bima Arya Percaya Penuh pada RS

    RS Ummi Dapat Teguran Keras, MER-C: Seharusnya Bima Arya Percaya Penuh pada RS

    Megapolitan
    Di Tengah Polemik Tes Swab, Rizieq Shihab Pergi Tinggalkan RS Ummi

    Di Tengah Polemik Tes Swab, Rizieq Shihab Pergi Tinggalkan RS Ummi

    Megapolitan
    Kontroversi Tes Swab Diam-diam Rizieq Shihab yang Berbuntut Kasus Hukum...

    Kontroversi Tes Swab Diam-diam Rizieq Shihab yang Berbuntut Kasus Hukum...

    Megapolitan
    Modus Pencabulan Bocah di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi hingga Imingi Bertemu Artis

    Modus Pencabulan Bocah di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi hingga Imingi Bertemu Artis

    Megapolitan
    Terus Bertambah, Ini Sederet Pejabat yang Dicopot Akibat Kerumunan Massa Rizieq

    Terus Bertambah, Ini Sederet Pejabat yang Dicopot Akibat Kerumunan Massa Rizieq

    Megapolitan
    Prakiraan Cuaca BMKG: Jakut, Jaktim, dan Jaksel Hujan Hari Ini

    Prakiraan Cuaca BMKG: Jakut, Jaktim, dan Jaksel Hujan Hari Ini

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X