Masih Tersedia 40.000 Bibit Pohon Gratis - Kompas.com

Masih Tersedia 40.000 Bibit Pohon Gratis

Kompas.com - 14/03/2013, 15:32 WIB

BOGOR, KOMPAS.com — Saat ini dari satu juta bibit pohon penghijauan gratis, tinggal 40.000 bibit pohon yang masih ada. Masyarakat atau perusahaan yang ingin berpartisipasi melaksanakan penghijauan dapat segera mendatangi kebun bibit Paguyuban Budiasi, lembaga nirlaba yang bergerak dalam kelestarian lingkungan hidup.

"Sebetulnya masih ada sekitar 70.000 bibit pohon. Namun, 30.000 sudah dipesan, tinggal dikirim untuk ditanam pemesannya. Ini sedang menunggu truk pengangkutnya," kata I Wayan Budi Sutomo, aktivis Paguyuban Budiasi, Kamis (14/3/2013) pagi.

Kompas menemuinya di kebun bibit Budiasi di Jalan Raya Kedung Manggu-Babakanmadang, Babakanmadang, Kabupaten Bogor. Sebanyak 200 bibit pohon penghijauan, yang 100 bibit di antaranya adalah pohon langka, tengah dipersiapkan Wayan untuk diserahkan dan ditanam di areal kantor Kompas di Palmerah Selatan, Jakarta Pusat.

Menurut Wayan, setiap hari selalu ada yang datang ke kebun bibit Budiasi untuk meminta bibit pohon penghijauan, yang memang disediakan Budiasi. Yang datang minta bibit pohon gratis tersebut adalah warga perorangan ataupun atas nama perusahaan atau lembaga. Peminat boleh minta sebanyak yang diperlukan, selama persediaan bibit masih ada.

Peminat cukup menyerahkan fotokopi KTP untuk warga perorangan atau surat dari perusahaan/lembaga jika itu berasal dari perusahaan/lembaga. Semula, penerima bibit pohon gratis cukup menandatangani nota penerimaan bibit pohon sebelum membawa pulang bibit tersebut.

"Sekarang harus disertai fotokopi karena sebelumnya ada yang minta bibit, ternyata dijual. Kami tahu, ketika warganya datang untuk minta bibit, melapor bibit yang kami serahkan untuk masyarakat di situ, ternyata harus bayar untuk mendapatkannya," tutur Wayan.

Bibit pohon yang kini masih tersedia di kebun antara lain bibit pohon jabon, sengon, mahoni, suren, pucuk merah, meranti, sirsak, nangka, dan durian. Untuk bibit sirsak tinggal 20 bibit dan durian tinggal 7 bibit. Bibit-bibit pohon itu siap tanam dengan tinggi pohon antara 50 sentimeter sampai dua meter.

"Sisa pohon yang ada saat ini merupakan hasil pembibitan kami tahap kedua, yang mencapai satu juta bibit. Komposisi bibit saat itu, hanya 30 persen yang bibit pohon buah. Sisanya bibit pohon kayu atau penghijauan," katanya.

Saat ini di kebun bibit Budiasih di Kedung Manggu, atau sekitar 200 meter dari Sirkuit Sentul arah Hambalang, tengah disemai berbagai jenis bibit pohon tahap ketiga. Targetnya, dua juta bibit. Pada tahap pertama (2011) dan tahap kedua (2012) masing-masing satu juta bibit.

Menurut I Wayan Budi Sutomo, bibit tahap ketiga ini paling cepat sudah siap tanam empat bulan mendatang. Paguyuban Budiasi adalah perkumpulan dari para pencinta dan pemerhati lingkungan, serta penggiat penghijauan dari berbagai kalangan, yakni tentara, polisi, pensiunan, aktivis lingkungan, pemerhati, atau ahli lingkungan hidup.

Salah seorang penggagasnya adalah Doni Monardo ketika menjabat sebagai Komandan Korem 061/Surya Kancana, Bogor. Saat ini dia menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden.


EditorRobert Adhi Ksp
Komentar

Terkini Lainnya

Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir Berpotensi Terjadi, Masyarakat Diminta Waspada

Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir Berpotensi Terjadi, Masyarakat Diminta Waspada

Regional
Akbar Tanjung Sebut Cak Imin Cocok Jadi Cawapres Jokowi

Akbar Tanjung Sebut Cak Imin Cocok Jadi Cawapres Jokowi

Nasional
KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

Nasional
Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra kepada Penumpang

Cerita Sopir Taksi Fachruroji, Terharu Dapat Voucer Makan karena Beri Jamuan Ekstra kepada Penumpang

Megapolitan
Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

Viral, Video Dua Anak Curi Uang Nasabah di ATM Makassar

Regional
Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

Azyumardi Azra: Kantor Pemerintahan hingga Rumah Ibadah Tak Boleh Jadi Alat Politik Kekuasaan

Nasional
Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

Gatot Nurmantyo: Indonesia Memiliki Modal untuk Menjadi Bangsa Besar

Nasional
Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

Dewan Keamanan PBB akan Berkunjung ke Rakhine Pekan Depan

Internasional
Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

Jarang Singgung Selebriti di Twitter, Kali Ini Trump Sebut Kanye West

Internasional
Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

Cerita Kopi Dunia asal Indonesia yang Akhirnya Masuk Warung Pinggir Jalan

BrandzView
KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

KPAI Terima Pengaduan Orangtua dan Siswa yang Kesal dengan UNBK SMP/Sederajat

Nasional
Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

Kasus Zumi Zola, KPK Lakukan Penyitaan Dokumen Proyek dan Keuangan

Nasional
Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

Pengeboran Minyak yang Meledak di Aceh Timur Sudah Jadi Mata Pencarian Ribuan Warga

Regional
Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

Cemburu dan Marah di Balik Pembunuhan dengan Modus Menabrak di Tambora

Megapolitan
Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans 'Black Campaign'

Cak Imin Anggap Isu Korupsi di Kemenakertrans "Black Campaign"

Nasional

Close Ads X