Kompas.com - 15/03/2013, 15:04 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Rencananya, Pasar Tradisional Bendungan Hilir (Benhil) akan segera dibongkar untuk diperbaiki agar menjadi lebih baik. Akan tetapi, waktu pelaksanaannya masih simpang siur.

Menurut Lurah Benhil Suprayogi, rencana pembangunan ulang gedung yang dibangun pada 1972 memang ini sudah ada karena sudah banyak infrastruktur pasar yang sudah tidak layak lagi.

"Iya, memang akan dibongkar. Saya dapat kabar dari pedagang dan warga. Tetapi masih belum ada kejelasan dari pihak pengelola," ujarnya ketika dihubungi, Jumat (15/3/2013).

Dari pantauan Kompas.com, keadaan pasar yang terletak di Jalan Bendungan Hilir Raya ini memang sangat memprihatinkan. Banyak sarana yang telah rusak dan sudah tidak layak. Beberapa anak tangga yang menghubungkan lantai satu dengan lantai dua sudah banyak yang rusak dan berlubang.

Selain itu, tembok-tembok di hampir seluruh penjuru pasar sudah usang dan banyak coretan. Beberapa kios sudah tidak digunakan lagi. Selain itu, sejumlah rolling door untuk pembatas antara blok satu dan blok lainnya sudah tidak berfungsi, bahkan ada satu rolling door yang hampir terlepas sehingga dapat membahayakan orang yang melintas.

"Namanya bangunan tua, memang ini sudah harus diperbaharui. Kalau hujan, banyak yang bocor," kata Thomas, staf pengelola gedung Pasar Benhil.

Pasar Benhil terdiri dari dua lantai. Lantai dasar digunakan untuk pedagang-pedagang sayuran dan kebutuhan pokok lainnya. Sementara itu, lantai atas diisi oleh pedagang-pedagang bahan dan baju-baju, serta beberapa pedagang jam dan emas.

Ahin, salah satu pedagang yang berjualan di Pasar Benhil, mengatakan, memang pengelola sudah sering menyebarkan brosur yang berisikan bahwa bangunan seluas 10.500 meter persegi ini akan segera dibongkar untuk diperbaiki. Sudah sekitar lima kali pihak pengelola mengatakan akan memperbaiki gedung. Untuk itu, sekitar 931 pedagang yang ada di pasar ini harus segera didata.

"Saya sudah lima kali daftar untuk didata. Kata mereka toko-toko kebanyakan mau dibalik nama dengan nama anak kami. Tapi itu kalau anaknya mau dagang," ujar Ahin, pedagang jam yang sudah 26 tahun berjualan di Pasar Benhil.

Suprayogi mengatakan, memang Pasar Benhil ini perlu diperbaiki karena sudah banyak sarana yang rusak. Dia mengatakan, saat ini Pasar Tradisional Benhil sudah kalah bersaing dengan Pasar Tradisional Mayestik, Jakarta Selatan, yang lebih banyak dikunjungi warga karena memiliki sarana yang baik dan tertata.

"Rencananya pertengahan tahun ini akan dibongkar untuk diperbaiki," kata Lurah Benhil ini.

Pihak PD Pasar Jaya selaku pengelola gedung masih belum dapat dimintai keterangan terkait permasalahan tersebut.

Berita terkait, baca:

GEBRAKAN JOKOWI-BASUKI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.