Kompas.com - 15/03/2013, 15:50 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak tahun 2009 Gedung Bioskop Benhil Raya Theater telah tutup. Bioskop ini berada di komplek Pasar Tradisional Bendungan Hilir. Bioskop ini mulai beroperasi pada tahun 1976, bersamaan dengan mulai dibukanya Pasar Benhil. Saat ini kondisi eks-bioskop itu jadi terbengkalai.

Bioskop Benhil Raya Theater dibangun pada tahun 1974, bersamaan dengan pembangunan gedung yang akan dibuat menjadi pasar tradisional yang berada di Bendungan Hilir.

"Ketika pertama buka semua pedagang di sini dibagi-bagiin kupon gratis untuk nonton," kata Ahin, seorang pedagang jam yang tokonya tepat berada di samping pintu masuk Benhil Raya Theater, Jumat (15/3/2013).

Pada medio 1980-1990-an, bioskop yang hanya memiliki satu ruang theater ini sangat ramai dikunjungi orang. Kebanyakan orang-orang tersebut berasal dari warga sekitar yang membawa keluarganya untuk menyaksikan film di bioskop. Lalu pada tahun 2000-an, peminat bioskop ini sudah mulai menurun. Hanya segelintir orang saja yang masih menyaksikan pertunjukan film di Benhil Raya Theater.

"Ketika sudah tahun 2000 keatas sudah. Sepi. Paling yang nonton tukang-tukang saja. Sudah enggak ada yang ngurus, dan bau pesing kalau lewat depan bioskop," ujar Ahin.

Untuk gedung biskop ini beda pengelola dengan pasar benhil. Bioskop ini dimiliki oleh seorang bernama Teddy, namun sekarang Teddy sudah meninggal.

Untuk tiket masuk bioskop, pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp 2.500 per orang. Dan film yang ada di bioskop tersebut diganti setiap tiga hari sekali. Namun, sejak 2009 bioskop ini sudah tidak beroperasi lagi. Saat ini, sebagian ruangan eks-bioskop dipergunakan untuk kantor pengelola pasar.

"Tutupnya sudah lama. Terakhir saya dengar karena tidak sanggup bayar listrik. Kan yang nonton sudah sangat sedikit," ucap Ahin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.