Kompas.com - 15/03/2013, 18:25 WIB
Penulis Imanuel More
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas kepolisian telah mendatangi sebuah ruko atau gudang di Jalan C, Teluk Gong, Jakarta Utara. Kehadiran petugas di kediaman satu keluarga itu terkait penangkapan dua pria yang diduga terlibat dalam perampokan toko emas di Tambora, Jakarta Barat. Mereka diduga terkait jaringan terorisme.

"Tadi siang ada dua mobil polisi yang datang ke sini. Mereka masuk ke ruko atau gudang di sebelah," kata Sanan (52) selaku Ketua RT 08 RW 08 Pejagalan saat ditemui Kompas.com di rumahnya, Jalan C, Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (15/3/2013).

Sanan mengatakan, polisi yang datang ke lokasi tersebut kemungkinan melakukan penggeledahan dan meminta keterangan dari penghuninya. Namun, Sanan tidak mengetahui secara pasti apa saja yang dibawa petugas dari rumah itu. Lokasi yang dimaksudkan itu berupa sebuah ruko atau gudang tertutup.

Menurut Sanan, ruko tersebut milik sebuah perusahaan swasta. Salah satu karyawan di situ sejak lama dipercaya menempati bagian atas ruko. "Kalau dia jadi penjaga di sini, saya tidak tahu persis. Tapi sekarang ruko itu ditinggali anak lakinya," jelas Sanan.

Joko, penjahit yang membuka lapak sederhana di sisi ruko tersebut, membenarkan kedatangan petugas kepolisian di tempat itu. Namun, ia juga tidak mengetahui secara pasti apa yang dilakukan petugas kepolisian di dalam ruko tersebut.

Sanan mengatakan bahwa dua orang telah ditangkap petugas kepolisian dari pertigaan Jalan C dan Jalan Teluk Gong Raya. Namun, ia belum mengetahui identitas kedua orang tersebut. "Kemarin ada satu orang dari Bekasi bertamu ke rumah itu. Kalau dua orang yang ditangkap, mungkin salah satunya orang Bekasi itu," kata Sanan.

Adapun satu orang lagi yang diamankan dari Teluk Gong tidak diketahuinya secara pasti. Ia menduga salah satu dari ayah atau anak lelaki yang menghuni rumah tersebut ikut ditangkap petugas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Ketua RW 08 Pejagalan Dudi Syamsuddin, yang tinggal di Jalan B, Teluk Gong, mengaku belum mendapatkan informasi terkait penangkapan dua orang pria di wilayahnya. Pria yang beristrikan seorang dokter itu mengatakan akan berupaya mencari keterangan terkait penangkapan pada Kamis (14/3/2013) malam.

Dari penangkapan kedua orang di Teluk Gong itu, polisi kemudian melakukan penggerebekan markas perampok emas yang diduga terlibat terorisme di Mustikajaya, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (15/3/2013). Dua orang bernama Arman dan Kodrat tewas ditembak dalam penggerebekan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.