Jelang Vonis, Rasyid Rajin Sedekah

Kompas.com - 18/03/2013, 12:54 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Selain argumen hukum, terdakwa kasus kecelakaan maut di Tol Cikampek, Rasyid Amrullah Rajasa, melakukan sejumlah persiapan menjelang vonis sidangnya. Salah satunya dengan memberikan sedekah kepada orang-orang yang kurang beruntung.

"Sepanjang proses persidangan ini, kita terus melakukan sedekah," ujar kuasa hukum Rasyid, Anantha Budiartika, kepada wartawan seusai sidang dengan agenda replik di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Senin (18/3/2013) siang.

Anantha mengaku optimistis kliennya menang di sidang tersebut. Hal itu, lanjut Anantha, dilihat berdasarkan butir-butir pembelaan yang disampaikan terdakwa beserta kuasa hukum pada sidang pleidoi, Kamis (14/3/2013) silam.

Adapun poin pembelaan yang telah dipaparkan kepada majelis hakim yakni Rasyid layak bebas karena hendak menyelesaikan masa studinya. Selain itu, Rasyid tak memiliki catatan kriminal dan kondisinya fit saat kecelakaan terjadi. Menurut dia, penumpang terjatuh karena adanya kesalahan modifikasi mobil Luxio oleh pemilik. Selain itu, Rasyid telah meminta maaf dan bertanggung jawab kepada korbannya.

"Apa yang kami sampaikan pada sidang pleidoi beberapa waktu lalu itu sudah maksimal. Saya yakin Tuhan beserta kita," ujarnya.

Rasyid adalah tersangka kasus kecelakaan maut di Tol Jagorawi arah Bogor, Km 3+335, pada 1 Januari 2013 pagi. Mobil BMW X5 bernopol B 272 HR yang dikemudikan Rasyid menghantam angkutan umum jenis Daihatsu Luxio F 1622 CY hingga dua penumpangnya, Harun (60) dan Raihan (1,5), meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka.

Jaksa penuntut umum menuntutnya delapan bulan penjara dengan masa percobaan 12 bulan, plus denda Rp 12 juta subsider enam bulan penjara. Pertimbangan itu didasarkan pada faktor yuridis dan sosiologis.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPDATE 3 Maret: Tambah 35 Kasus di Kota Tangerang, 307 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

    UPDATE 3 Maret: Tambah 35 Kasus di Kota Tangerang, 307 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

    Megapolitan
    Kamis, 1.000 Sopir Angkot di Kota Tangerang Akan Divaksin Covid-19

    Kamis, 1.000 Sopir Angkot di Kota Tangerang Akan Divaksin Covid-19

    Megapolitan
    Bocah 4 Tahun yang Sendirian di Pinggir Jalan Fatmawati Bertemu Ibunya di Polsek Cilandak

    Bocah 4 Tahun yang Sendirian di Pinggir Jalan Fatmawati Bertemu Ibunya di Polsek Cilandak

    Megapolitan
    Tangsel Masuk Zona Kuning, Total 7.802 Kasus Covid-19

    Tangsel Masuk Zona Kuning, Total 7.802 Kasus Covid-19

    Megapolitan
    Sejumlah Guru di Tangsel Berharap KBM Tatap Muka Digelar Juli 2021

    Sejumlah Guru di Tangsel Berharap KBM Tatap Muka Digelar Juli 2021

    Megapolitan
    Kontroversi Vaksinasi Keluarga Anggota Dewan, DPRD Klaim Perlu tetapi Ditolak Pemprov DKI

    Kontroversi Vaksinasi Keluarga Anggota Dewan, DPRD Klaim Perlu tetapi Ditolak Pemprov DKI

    Megapolitan
    Karyawati Korban Pelecehan Seksual oleh Bos di Ancol Bertambah Menjadi 4 Orang

    Karyawati Korban Pelecehan Seksual oleh Bos di Ancol Bertambah Menjadi 4 Orang

    Megapolitan
    UPDATE 3 Maret: DKI Jakarta Catat Penambahan 1.437 Kasus Covid-19

    UPDATE 3 Maret: DKI Jakarta Catat Penambahan 1.437 Kasus Covid-19

    Megapolitan
    Kisah Warga Kampung Pulo Saat Banjir, Pernah Terperosok hingga Menyusui di Atas Lemari

    Kisah Warga Kampung Pulo Saat Banjir, Pernah Terperosok hingga Menyusui di Atas Lemari

    Megapolitan
    Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

    Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

    Megapolitan
    Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

    Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

    Megapolitan
    Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

    Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

    Megapolitan
    Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

    Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

    Megapolitan
    Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

    Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

    Megapolitan
    Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

    Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X