Terjerat Kasus, Bisnis dan Pendidikan Rasyid Terbengkalai

Kompas.com - 18/03/2013, 13:33 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Rasyid Amrullah Rajasa mengaku kehidupan kliennya banyak terganggu karena kasus kecelakaan di Tol Cikampek. Bisnis serta pendidikan Rasyid terbengkalai lantaran wajib mengikuti proses, mulai dari penyelidikan hingga persidangan yang rumit dan memakan waktu.

"Perihal pendidikan, sudah pasti terbengkalai. Klien kami juga punya usaha ikan di daerah Jawa Barat dan Bali, itu juga," ujar Anantha Budiartika kepada wartawan usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (18/3/2013).

Berdasarkan komunikasi kuasa hukum dengan kliennya, Rasyid mengaku ingin melanjutkan sekolahnya di sebuah universitas terkemuka di London, Inggris. Oleh sebab itu, kuasa hukumnya pun bertekad memenangkan kliennya dengan menyelesaikan proses hukumnya terlebih dahulu.

"Rasyid bilang pengin sekali bersekolah lagi. Tapi tergantung visa. Kalau visa itu habis, dia juga tertunda. Tanggal 7 Januari 2013 kemaren dia ujian sampai enggak ikut," ujarnya.

Jelang sidang dengan agenda vonis pada 25 Maret 2013 yang akan datang, lanjut Anantha, kesehatan kliennya menurun. Sebab, kata dia, saat ini Rasyid sedang flu. Meski demikian, Anantha yakin, kliennya mampu hadir dalam setiap persidangan sampai akhir.

Rasyid adalah tersangka kasus kecelakaan maut di Tol Jagorawi arah Bogor, KM 3+335, pada pada 1 Januari 2013 pagi. Mobil BMW X5 bernopol B 272 HR yang dikemudikan Rasyid menghantam angkutan umum jenis Daihatsu Luxio F 1622 CY hingga dua penumpangnya, Harun (60) dan Raihan (1,5) meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka.

Jaksa Penuntut Umum menuntutnya delapan bulan penjara dengan masa percobaan 12 bulan, plus denda Rp 12 juta subsider enam bulan penjara. Pertimbangan itu didasarkan pada faktor yuridis dan sosiologis.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    [UPDATE 20 Januari]: Muncul 59 Kasus Baru, Total 5.339 Kasus di Kota Tangerang

    [UPDATE 20 Januari]: Muncul 59 Kasus Baru, Total 5.339 Kasus di Kota Tangerang

    Megapolitan
    UPDATE 20 Januari: Bertambah 14 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 4.410

    UPDATE 20 Januari: Bertambah 14 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 4.410

    Megapolitan
    Kejari Kota Tangerang Buat 2 Inovasi Cegah Percaloan Layanan Tilang

    Kejari Kota Tangerang Buat 2 Inovasi Cegah Percaloan Layanan Tilang

    Megapolitan
    Pemkot Tangerang Akan Berlakukan Sitem Looping di Simpang Tiga Gondrong

    Pemkot Tangerang Akan Berlakukan Sitem Looping di Simpang Tiga Gondrong

    Megapolitan
    Pedagang Daging Sapi Mogok, Kios Daging di Tangsel Tutup

    Pedagang Daging Sapi Mogok, Kios Daging di Tangsel Tutup

    Megapolitan
    Hari Ke-12 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Tim Sar Evakuasi 1 Kantong Serpihan Pesawat

    Hari Ke-12 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Tim Sar Evakuasi 1 Kantong Serpihan Pesawat

    Megapolitan
    Update 20 Januari: Jaktim Sumbang Kasus Terbesar Covid-19 di Jakarta

    Update 20 Januari: Jaktim Sumbang Kasus Terbesar Covid-19 di Jakarta

    Megapolitan
    Polisi Tangkap Terduga Penguras ATM di Poris Indah

    Polisi Tangkap Terduga Penguras ATM di Poris Indah

    Megapolitan
    Kuasa Hukum: John Kei Tak Ada di Lokasi Pembunuhan Anak Buah Nus Kei

    Kuasa Hukum: John Kei Tak Ada di Lokasi Pembunuhan Anak Buah Nus Kei

    Megapolitan
    Jakarta Masuki Periode Puncak Penambahan Kasus Covid-19 Efek Libur Panjang

    Jakarta Masuki Periode Puncak Penambahan Kasus Covid-19 Efek Libur Panjang

    Megapolitan
    Pengguna Layanan Hotline Isolasi PMI Meningkat Seiring Naiknya Kasus Covid-19

    Pengguna Layanan Hotline Isolasi PMI Meningkat Seiring Naiknya Kasus Covid-19

    Megapolitan
    Pemkot Bekasi Gandeng 2 BUMN untuk Atasi Kelangkaan Daging Sapi

    Pemkot Bekasi Gandeng 2 BUMN untuk Atasi Kelangkaan Daging Sapi

    Megapolitan
    Layanan Konsultasi untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19, Bisa Hubungi Nomor Ini!

    Layanan Konsultasi untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19, Bisa Hubungi Nomor Ini!

    Megapolitan
    Pedagang Daging Sapi Mogok, Pemprov DKI Minta Masyarakat Pilih Sumber Protein Alternatif

    Pedagang Daging Sapi Mogok, Pemprov DKI Minta Masyarakat Pilih Sumber Protein Alternatif

    Megapolitan
    Kuasa Hukum: Uang yang Diberikan John Kei ke Anak Buah Bukan untuk Bunuh Nus Kei

    Kuasa Hukum: Uang yang Diberikan John Kei ke Anak Buah Bukan untuk Bunuh Nus Kei

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X