Tak Puas, Jokowi Copot Dirut PT MRT Jakarta

Kompas.com - 18/03/2013, 18:53 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akhirnya mencopot Tribudi Rahardjo dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT MRT Jakarta. Pencopotan itu dilandasi oleh dua hal, masa jabatan yang berakhir, dan kinerja yang jeblok, sehingga tak dipertimbangkan untuk diperpanjang.

"Ya, memang sudah tidak lagi," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin (18/3/2013).

Mantan Wali Kota Surakarta ini menjelaskan, jabatan Tribudi sebagai Dirut PT MRT sudah berakhir sejak 19 Februari 2013 lalu. Ia tidak memperpanjang jabatan Tribudi dengan alasan yang tidak diungkapkan secara gamblang.

Namun, Jokowi menyampaikan, di bawah kepemimpinan Tribudi, megaproyek MRT belum menunjukkan kemajuan signifikan. Selain itu, ancaman kerugian selalu membayangi BUMD tersebut.

"Kita kan melihat performa. MRT bertahun-tahun mandek, masa mau diteruskan. Kalau rugi, masa diteruskan," ujarnya.

Meski memiliki hak untuk memilih dirut PT MRT Jakarta yang baru, Jokowi sampai saat ini belum memutuskannya. Ia memberikan hak para pemegang saham untuk terlibat dalam mengusung calon dirut PT MRT yang baru.

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, saat ini para pemegang saham tengah melakukan pertemuan untuk membahas bakal calon dirut PT MRT Jakarta. Hasil rapat itu kemungkinan akan disampaikan kepada Jokowi untuk dijadikan rekomendasi.

Sebelumnya, Jokowi sempat menyampaikan rasa bosannya menunggu nasib MRT. Di satu sisi ia ingin megaproyek ini segera dieksekusi, tetapi di sisi lain tak ingin gegabah. Jokowi tak kunjung memutuskan nasib MRT karena hasil kajian dianggapnya belum optimal.

"Nunggu sudah lima bulan ini kan. Saya menunggu terus, enggak kuat saya menunggu terlalu lama kaya gini. Saya ingin itu segera, putuskan, segera ngecor," kata Jokowi.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Penyandang Disabilitas hingga Lansia di Jakut Bisa Urus e-KTP di Rumah, Begini Caranya

    Penyandang Disabilitas hingga Lansia di Jakut Bisa Urus e-KTP di Rumah, Begini Caranya

    Megapolitan
    Wali Kota Bekasi Izinkan Sekolah Gelar KBM Tatap Muka Tanpa Persetujuan Nadiem dan Emil

    Wali Kota Bekasi Izinkan Sekolah Gelar KBM Tatap Muka Tanpa Persetujuan Nadiem dan Emil

    Megapolitan
    Update 13 Juni: Bertambah 4, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 526

    Update 13 Juni: Bertambah 4, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 526

    Megapolitan
    Pemprov DKI Bakal Tambah Layanan Bike Sharing di Ibu Kota

    Pemprov DKI Bakal Tambah Layanan Bike Sharing di Ibu Kota

    Megapolitan
    Gubernur Banten Izinkan Kegiatan Belajar Tatap Muka, Syaratnya...

    Gubernur Banten Izinkan Kegiatan Belajar Tatap Muka, Syaratnya...

    Megapolitan
    Dinkes DKI: Positivity Rate 10,5 Persen untuk Sehari Kemarin, Secara Mingguan Angkannya 5,5 Persen

    Dinkes DKI: Positivity Rate 10,5 Persen untuk Sehari Kemarin, Secara Mingguan Angkannya 5,5 Persen

    Megapolitan
    Klaim Sudah Berdamai dengan Seniman, Jakpro Lanjutkan Revitalisasi TIM

    Klaim Sudah Berdamai dengan Seniman, Jakpro Lanjutkan Revitalisasi TIM

    Megapolitan
    Pemprov DKI Belum Putuskan untuk Menarik Commitment Fee Formula E

    Pemprov DKI Belum Putuskan untuk Menarik Commitment Fee Formula E

    Megapolitan
    Benyamin Davnie Targetkan Dapat Dukungan 4 Partai dalam Pilkada Tangsel

    Benyamin Davnie Targetkan Dapat Dukungan 4 Partai dalam Pilkada Tangsel

    Megapolitan
    Pendapatan Kota Tangerang Sempat Anjlok 90 Persen akibat Covid-19, Anggaran Pendidikan Terancam Dialihkan

    Pendapatan Kota Tangerang Sempat Anjlok 90 Persen akibat Covid-19, Anggaran Pendidikan Terancam Dialihkan

    Megapolitan
    Tak Ada Juknis dari Pemerintah, Penyelenggaraan MPLS Disebut Tanpa Standar yang Jelas

    Tak Ada Juknis dari Pemerintah, Penyelenggaraan MPLS Disebut Tanpa Standar yang Jelas

    Megapolitan
    Pegawai Dishub Depok yang Cegat Ambulans Akan Dilaporkan ke Badan Kepegawaian

    Pegawai Dishub Depok yang Cegat Ambulans Akan Dilaporkan ke Badan Kepegawaian

    Megapolitan
    Pilotnya Terjerat Narkoba, Citilink Lakukan Tes Urine ke Karyawan

    Pilotnya Terjerat Narkoba, Citilink Lakukan Tes Urine ke Karyawan

    Megapolitan
    Benyamin Davnie Klaim Dapat Dukungan dari PPP untuk Jadi Calon Wali Kota Tangsel

    Benyamin Davnie Klaim Dapat Dukungan dari PPP untuk Jadi Calon Wali Kota Tangsel

    Megapolitan
    Hari Pertama Pengenalan Sekolah, Apa Saja Kegiatan dan Materi yang Diberikan?

    Hari Pertama Pengenalan Sekolah, Apa Saja Kegiatan dan Materi yang Diberikan?

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X