Basuki: Tak Mampu Bayar UMP, Silakan Pindah

Kompas.com - 19/03/2013, 16:42 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja mempersilakan pengusaha yang mengancam keluar dari Jakarta untuk pindah ke Jawa Tengah karena tidak mampu membayar upah minimum provinsi (UMP) Rp 2,2 juta. Menurutnya, Pemprov DKI tidak sembarangan memutuskan kebijakan itu.

"Yang tidak mampu, ya silakan minggir. Jakarta bukan imperialis kok. Kita akan bermain di bisnis yang  memang mampu. Kalau tidak mampu, ya silakan pindah ke Jawa Tengah," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Selasa (19/3/2013).

Pria yang akrab disapa Ahok itu menyatakan, permasalahan utama bukanlah pada batasan UMP, melainkan pada batas kebutuhan hidup layak (KHL). KHL yang telah ditetapkan sebesar Rp 1.978.000,00. Itu harus dipenuhi oleh semua perusahaan.

Basuki juga menegaskan tidak akan memanggil perusahaan-perusahaan itu untuk mengurungkan niat mereka pindah dari Ibu Kota. "Kita sebenarnya sudah bicara beberapa kali kok. Tidak mungkin kalau bicara sama mereka, tapi tetap ngotot di bawah KHL. Kamu mau jadikan orang Jakarta budak kamu apa?" kata Basuki.

Apabila perusahaan-perusahaan itu menyingkir dari Ibu Kota, apa Jakarta akan merugi? Menurut Basuki, DKI hanya akan sedikit merugi karena kurang produktif. Namun, dia optimistis akan datang pengusaha lainnya yang membuka usaha di Ibu Kota. Selain itu, DKI juga beruntung karena jumlah penduduk DKI yang bukan asli akan semakin berkurang.

"Bukan kita mau sok mengusir mereka. Karena itu berarti perusahaannya sudah tidak layak di Jakarta. Jadi, kita enggak sombong-sombongan, kita bicara KHL. Kalau tidak bisa bayar KHL, berarti pindah keluar. Keputusan Anda benar, pindah ke Jawa Tengah," ujar Basuki.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Dijenguk Arief Yahya, Wiranto Bahas Pariwisata Indoensia

    Dijenguk Arief Yahya, Wiranto Bahas Pariwisata Indoensia

    Megapolitan
    Dijenguk Arief Yahya, Wiranto Tanya Kapan Susunan Kabinet Diumumkan

    Dijenguk Arief Yahya, Wiranto Tanya Kapan Susunan Kabinet Diumumkan

    Megapolitan
    Dulu Sering Mogok dan Terbakar, Kini Bus Zhong Tong Harus Penuhi Standar Transjakarta untuk Beroperasi

    Dulu Sering Mogok dan Terbakar, Kini Bus Zhong Tong Harus Penuhi Standar Transjakarta untuk Beroperasi

    Megapolitan
    Wakil Ketua DPRD dari Gerindra Sebut Dokumen Anggaran Diunggah ke Publik Setelah Matang Dibahas

    Wakil Ketua DPRD dari Gerindra Sebut Dokumen Anggaran Diunggah ke Publik Setelah Matang Dibahas

    Megapolitan
    Marak Kecelakaan Truk dengan Pengendara Motor, Pemkot Tangsel Bakal Kaji Ulang Perwal

    Marak Kecelakaan Truk dengan Pengendara Motor, Pemkot Tangsel Bakal Kaji Ulang Perwal

    Megapolitan
    Transjakarta Kembali Operasikan Merek Zhong Tong, Bus Asal China yang Pernah Disorot Ahok

    Transjakarta Kembali Operasikan Merek Zhong Tong, Bus Asal China yang Pernah Disorot Ahok

    Megapolitan
    Fakta Seputar Edaran Jumat Bergamis Hitam yang Diketahui hingga Kini...

    Fakta Seputar Edaran Jumat Bergamis Hitam yang Diketahui hingga Kini...

    Megapolitan
    Surat Edaran Jumat Bergamis Hitam, Berawal dari Kesalahpahaman Camat Ciputat dan Stafnya

    Surat Edaran Jumat Bergamis Hitam, Berawal dari Kesalahpahaman Camat Ciputat dan Stafnya

    Megapolitan
    Kisah Awkarin Temui Driver Ojol yang Kehilangan Motor hingga Sumbang Biaya Sekolah Anak

    Kisah Awkarin Temui Driver Ojol yang Kehilangan Motor hingga Sumbang Biaya Sekolah Anak

    Megapolitan
    Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Lebih Baik daripada Bekasi dan Depok

    Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Lebih Baik daripada Bekasi dan Depok

    Megapolitan
    Kisah Wanita Penyebar Video Penggal Jokowi, Tak Ditengok Teman hingga Vonis Bebasnya

    Kisah Wanita Penyebar Video Penggal Jokowi, Tak Ditengok Teman hingga Vonis Bebasnya

    Megapolitan
    Mengenal Body Camera Anggota PJR yang Dilengkapi Fitur GPS hingga Emergency Button

    Mengenal Body Camera Anggota PJR yang Dilengkapi Fitur GPS hingga Emergency Button

    Megapolitan
    Petugas Damkar Turun Tangan Bantu Anjing yang Kakinya Terlilit Rantai

    Petugas Damkar Turun Tangan Bantu Anjing yang Kakinya Terlilit Rantai

    Megapolitan
    DPRD DKI Harus Berpuas Hati, Beberapa Usulan Mereka Ditolak Kemendagri...

    DPRD DKI Harus Berpuas Hati, Beberapa Usulan Mereka Ditolak Kemendagri...

    Megapolitan
    [POPULER JABODETABEK] Kelihaian Djeni Gelapkan 62 Mobil | Driver Ojol Dibantu Awkarin | Vonis Bebas Pengancam Jokowi

    [POPULER JABODETABEK] Kelihaian Djeni Gelapkan 62 Mobil | Driver Ojol Dibantu Awkarin | Vonis Bebas Pengancam Jokowi

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X