Kompas.com - 20/03/2013, 09:13 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain mengunjungi para pedagang jamu di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo juga mengunjungi para pedagang daging di pasar tersebut. Meski kondisi becek dan mencuat aroma khas daging yang sangat kuat, Jokowi tak segan menyusuri lapak pedagang dan sesekali membuka dialog.

Saat tiba di muka blok pasar daging, Jokowi menghentikan langkahnya untuk memerhatikan daging sapi segar yang dipajang rapi oleh penjualnya. "Bagaimana harganya, sudah turun?" tanya Jokowi, membuka dialog dengan seorang pedagang, di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, Rabu (20/3/2013).

Para pedagang langsung menyaut, dan menyatakan bila harga daging masih sangat tinggi. "Belum, Pak, masih mahal. Masih Rp 95.000 (per kilogram)," kata salah seorang pedagang.

Mendengar itu, mimik muka Jokowi langsung berubah. Jidatnya mengkerut, dan langsung menggelengkan kepalanya sambil melangkahkan kakinya kembali.

Dari situ, Jokowi yang didampingi oleh Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Luki Oemar, dan Wali Kota Jakarta Timur, HR Krisdianto, meneruskan kegiatannya dengan mengunjungi lapak pedagang ikan di pasar tersebut.

Sebelumnya, Jokowi memulai kunjungannya ke lapak pedagang jamu. Jokowi juga sempat meminum segelas jamu yang diracik langsung oleh penjualnya. Kunjungan Jokowi merupakan bagian dari program "Edukasi Pengkonsumsian Jamu yang Legal" bersama Badan BPOM.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.