Jokowi: Pembangunan MRT Masih Sesuai Target

Kompas.com - 21/03/2013, 18:03 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yakin bahwa pembangunan moda transportasi massal berbasis rel atau mass rapid transit (MRT) masih sesuai target meski saat ini tengah terjadi kekosongan direksi.

Mantan Wali Kota Surakarta ini menjelaskan, awalnya pembangunan MRT akan dimulai pada 2019. Namun, ia meminta dimajukan beberapa tahun menjadi 2017. "Masih sesuai target. Nanti ke direksi saya perintahkan lagi, kalau bisa lebih maju, ya maju," kata Jokowi, Kamis (21/3/2013), di Balaikota Jakarta.

Dua direksi PT MRT Jakarta, yaitu Direktur Utama PT MRT Jakarta Tribudi Rahardjo dan Direktur Perencanaan, Operasi, dan Pemeliharaan Rachmadi, telah diberhentikan dari jabatannya. Sebelumnya, Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Wishnu Subagio Jusuf juga telah mengundurkan diri pada Oktober 2012. Setelah direksi tersebut berhenti, kini hanya tersisa Direktur Keuangan dan Administrasi PT MRT Jakarta Erlan Hidayat.

Jokowi baru akan mengambil keputusan pembangunan MRT setelah ada rekomendasi calon direktur baru dari rapat umum pemegang saham (RUPS) PR MRT Jakarta. Ia mendesak agar RUPS tersebut segera digelar sehingga keputusan mengenai kelanjutan MRT pun dapat segera ditentukan.


Secara terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bahwa Jokowi telah mengantongi nama-nama calon direksi baru PT MRT Jakarta. Semua nama calon itu, kata Basuki, sudah pasti. Ia mengatakan, ada empat calon yang akan menduduki jabatan direksi PT MRT, yakni satu direktur utama dan tiga direktur. Mereka semua telah melalui fit and proper test yang dilakukan oleh Jokowi. Basuki memastikan bahwa keempat calon tersebut merupakan kaum profesional dari kalangan luar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Meski demikian, Basuki merahasiakan nama-nama calon direksi tersebut.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Anies Dinilai Lebih Berkomitmen Kendalikan Polusi daripada Ahok, tetapi...

    Anies Dinilai Lebih Berkomitmen Kendalikan Polusi daripada Ahok, tetapi...

    Megapolitan
    Ketika Ahok Berbaik Sangka Terhadap Bus Zhong Tong yang Kembali Beroperasi di Jakarta

    Ketika Ahok Berbaik Sangka Terhadap Bus Zhong Tong yang Kembali Beroperasi di Jakarta

    Megapolitan
    Kisah Pemotong Kapal Tua di Utara Jakarta, Pertaruhkan Keselamatan demi Rupiah

    Kisah Pemotong Kapal Tua di Utara Jakarta, Pertaruhkan Keselamatan demi Rupiah

    Megapolitan
    Rusman Jadi Penjahit Langganan Jokowi Sejak Dikenalkan Ahok

    Rusman Jadi Penjahit Langganan Jokowi Sejak Dikenalkan Ahok

    Megapolitan
    3 Fakta Tumpukan Sampah Bambu di Kali Cikeas, Bekasi

    3 Fakta Tumpukan Sampah Bambu di Kali Cikeas, Bekasi

    Megapolitan
    Cerita Penjahit Langganan, Jokowi Kini Memilih Model “Slim Fit”

    Cerita Penjahit Langganan, Jokowi Kini Memilih Model “Slim Fit”

    Megapolitan
    BMKG: Waspada Hujan Petir di Jakarta Selatan dan Timur Malam Ini

    BMKG: Waspada Hujan Petir di Jakarta Selatan dan Timur Malam Ini

    Megapolitan
    Antisipasi Demo, Polisi Kembali Tutup Jalan di Sekitar Gedung DPR RI

    Antisipasi Demo, Polisi Kembali Tutup Jalan di Sekitar Gedung DPR RI

    Megapolitan
    SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

    SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

    Megapolitan
    SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

    SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

    Megapolitan
    Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

    Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

    Megapolitan
    Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

    Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

    Megapolitan
    Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

    Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

    Megapolitan
    Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

    Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

    Megapolitan
    9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

    9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X