Kompas.com - 22/03/2013, 13:42 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Fadjar Panjaitan meminta aparat pemerintah mulai dari tingkat lurah hingga camat melakukan blusukan lebih dari Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Jika Jokowi melakukan satu kali, perangkat daerah di bawahnya harus melakukan lebih dari yang gubernur lakukan.

"Kunjungan atau inspeksi camat dan lurah harus lebih dari gubernur. Kalau pak gubernur blusukan satu kali, maka wali kota harus dua kali, camat blusukan tiga kali, dan lurah blusukan-nya empat kali," kata Fadjar dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kota Administrasi Jakarta Barat di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jumat (22/3/2013).

Fadjar mengungkapkan, blusukan lebih dari yang Jokowi lakukan itu memang harus dilaksanakan oleh aparatur daerah. Jangan sampai gubernur lebih mengetahui masalah yang ada di wilayah dibanding orang yang memegang wilayah tersebut. Untuk itu, blusukan di tingkat camat dan lurah harus lebih banyak dan lebih sering.

Silvi, Lurah Kedoya Selatan, mengatakan, dirinya sudah sering melakukan blusukan di wilayahnya. Dia selalu menghadiri acara yang diadakan oleh tingkat RT dan RW, seperti posyandu, PSN, peringatan Maulid Nabi, bahkan menghadiri takziah warga yang sedang mengalami dukacita.

Silvi mengatakan, khusus Kelurahan Kedoya Selatan, dia bersama warganya aktif melakukan kegiatan kerja bakti setiap minggunya. Saat kerja bakti dilaksanakan secara serempak, aparat kelurahan selalu menghadiri kegiatan tersebut.

"Kalau kelurahan lain kan biasanya giliran ya, kadang lurahnya minggu ini, minggu depan wakil, minggu depannya lagi sekel (sekretaris lurah). Nah, kalau di kelurahan saya semuanya datang," kata Silvi.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua RW 05 Kedoya Selatan, Sumardi Ramelan. Menurut dia, camat dan lurah di wilayahnya memang sering melakukan blusukan. Setiap kegiatan posyandu dan PSN mereka memang selalu datang. Bahkan ketika musim banjir melanda, camat dan lurah hampir setiap hari siap sedia di lokasi banjir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Camat dan lurahnya memang selalu datang ke RT atau RW. Hampir setiap minggu mereka keliling wilayah," kata Sumardi.

Sebelumnya, Gubernur Joko Widodo meminta aparat pemerintah melakukan blusukan dari satu wilayah ke wilayah lain. Tujuan blusukan ini supaya pemerintah tahu kebutuhan yang diinginkan oleh masyarakat.

Berita terkait, baca:

GEBRAKAN JOKOWI-BASUKI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.