Rasyid Tak Ditahan, Ini Pertimbangan Hakim

Kompas.com - 25/03/2013, 15:58 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis masa percobaan enam bulan penjara atau tidak ditahan atas terdakwa Rasyid Amrullah Rajasa (22). Majelis hakim pun memiliki pertimbangan sendiri dalam menetapkan keputusan tersebut.

Dalam fakta persidangan yang digelar di ruangan sidang utama, Senin (25/3/2013), Ketua Majelis Hakim yang diketuai J Suharjono mengatakan, terdapat satu poin memberatkan dan tiga poin meringankan atas terdakwa.

"Poin memberatkan, terdakwa tidak menjadi contoh yang baik bagi pengendara kendaraan," ujar Suharjono dalam persidangan, Senin siang.

Adapun poin meringankan, terdakwa dikatakan bersikap kooperatif selama proses hukumnya. Selain itu, terdakwa masih berstatus mahasiswa dan terdakwa memberi santunan kepada keluarga korban. Terlebih, terdakwa telah berjanji untuk menyekolahkan keluarga korban hingga dewasa.


Suharjono mengatakan, pihaknya menggunakan teori pemidanaan restorative justice dalam memutus vonis terhadap Rasyid. Teori tersebut, dikatakan hakim, adalah perspektif hukum yang ikut memasukkan pertangungjawaban terdakwa kepada korbannya sebagai bahan pertimbangan.

"Tindakan keluarga dengan memberikan santunan maupun pembiayaan perawatan dan pergantian kendaraan yang rusak, sebagai bentuk karakter pertanggungjawaban dan restitusi, rekonsiliasi, dan restorasi," katanya.

Rasyid adalah tersangka kasus kecelakaan maut di Tol Jagorawi arah Bogor, Km 3+335, pada 1 Januari 2013 pagi. Mobil BMW B 272 HR yang dikemudikan Rasyid menghantam omprengan jenis Daihatsu Luxio F 1622 CY hingga dua penumpangnya, Harun (60) dan Raihan (1,5), meninggal dunia serta tiga orang lain menderita luka-luka.

Rasyid dianggap terbukti melanggar Pasal 310 Ayat (4) dan Pasal 310 Ayat (2) Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 dengan vonis 5 bulan penjara dan denda Rp 12 juta dengan masa percobaan 6 bulan penjara. Putusan ini jauh lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) karena jaksa menuntut Rasyid dengan 8 bulan kurungan penjara dengan masa percobaan 12 bulan dan tuntutan subsider 6 bulan kurungan penjara.

Berita terkait, baca:

INSIDEN BMW MAUT DI JAGORAWI

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

    Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

    Megapolitan
    Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

    Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

    Megapolitan
    Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

    Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

    Megapolitan
    Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

    Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

    Megapolitan
    BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

    BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

    Berita Foto
    Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

    Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

    Megapolitan
    RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

    RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

    Megapolitan
    RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

    RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

    Megapolitan
    Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

    Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

    Megapolitan
    Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

    Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

    Megapolitan
    Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

    Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

    Megapolitan
    Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

    Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

    Megapolitan
    Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

    Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

    Megapolitan
    Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

    Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

    Megapolitan
    YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

    YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X