Jaksa: Vonis Rasyid Sesuai Pasal Tuntutan

Kompas.com - 25/03/2013, 16:57 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Jaksa penuntut umum menilai, vonis yang diputus majelis hakim atas Rasyid Amrullah Rajasa, terdakwa kasus kecelakaan maut di Jalan Tol Jagorawi, sudah sesuai harapan. Jaksa akan pikir-pikir terlebih dahulu sebelum mengajukan banding.

"Putusan sudah dibacakan, pasal yang kita tuntut semua telah terpenuhi," ujar Teuku Rahman, salah satu jaksa penuntut umum seusai persidangan, Senin (25/3/2013) siang.

Rahman melanjutkan, hukuman masa percobaan enam bulan telah sesuai dengan teori pemidanaan yang digunakan majelis hakim, yakni restorative justice. Teori itu memasukkan pertangungjawaban terdakwa kepada korban melalui santunan serta bantuan sejumlah materi sebagai pertimbangan majelis hakim dalam memvonis terdakwa Rasyid.

Meski demikian, kata Rahman, vonis tersebut belum inkracht (berkekuatan hukum tetap). Terdakwa memiliki waktu tujuh hari untuk mengajukan banding kepada hakim sebelum vonis tersebut melekat pada terdakwa. "Masih ada waktu untuk menyatakan sikap bagaimana tindak lanjut setelahnya," ujarnya.

Rasyid adalah tersangka kasus kecelakaan maut di Tol Jagorawi arah Bogor Km 3+335 pada 1 Januari 2013 pagi. Mobil BMW B 272 HR yang dikemudikan Rasyid menghantam angkutan umum jenis Daihatsu Luxio F 1622 CY hingga dua penumpangnya, Harun (60) dan Raihan (1,5), meninggal dunia serta tiga orang lain luka-luka.

Rasyid dianggap terbukti melanggar Pasal 310 Ayat (4) dan Pasal 310 Ayat (2) Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 dengan vonis 5 bulan penjara dan denda Rp 12 juta dengan masa percobaan 6 bulan penjara. Putusan ini jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum, yakni 8 bulan kurungan penjara dengan masa percobaan 12 bulan dan tuntutan subsider 6 bulan kurungan penjara.

Berita terkait dapat dibaca dalam topik INSIDEN BMW MAUT DI JAGORAWI

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kasus Covid-19 di RS Azra, Pemkot Bogor Enggan Berdebat soal Hasil Pemeriksaan

    Kasus Covid-19 di RS Azra, Pemkot Bogor Enggan Berdebat soal Hasil Pemeriksaan

    Megapolitan
    Pemkot Bekasi Minta Ditjen Perkeretapian Amankan Area Struktur Bata Kuno

    Pemkot Bekasi Minta Ditjen Perkeretapian Amankan Area Struktur Bata Kuno

    Megapolitan
    Kembali ke Zona Oranye, Pemkot Tangerang Enggan Perketat PSBB Lagi

    Kembali ke Zona Oranye, Pemkot Tangerang Enggan Perketat PSBB Lagi

    Megapolitan
    Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Hanya Menata 11 Kampung Kumuh dari Target 56 RW

    Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Hanya Menata 11 Kampung Kumuh dari Target 56 RW

    Megapolitan
    Jalan Dr Sumarno Cakung Berlaku Satu Arah Saat Jam Pulang Kantor

    Jalan Dr Sumarno Cakung Berlaku Satu Arah Saat Jam Pulang Kantor

    Megapolitan
    UPDATE: Bertambah 2 Kasus, Total 614 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

    UPDATE: Bertambah 2 Kasus, Total 614 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

    Megapolitan
    Jaga Kerahasiaan, Agen Detektif Wanita Tidak Punya Akun Media Sosial

    Jaga Kerahasiaan, Agen Detektif Wanita Tidak Punya Akun Media Sosial

    Megapolitan
    BPBD Keluarkan Peringatan Potensi Angin Puting Beliung di Jakarta

    BPBD Keluarkan Peringatan Potensi Angin Puting Beliung di Jakarta

    Megapolitan
    Seorang Ibu di Palmerah Melahirkan Sendirian, lalu Mengaku Menemukan Bayi

    Seorang Ibu di Palmerah Melahirkan Sendirian, lalu Mengaku Menemukan Bayi

    Megapolitan
    BKD DKI Janjikan Gaji Ke-13 PNS Akan Dibayar Penuh Agustus

    BKD DKI Janjikan Gaji Ke-13 PNS Akan Dibayar Penuh Agustus

    Megapolitan
    Kronologi dan Fakta Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Alami Kebakaran

    Kronologi dan Fakta Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Alami Kebakaran

    Megapolitan
    Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

    Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

    Megapolitan
    Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

    Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

    Megapolitan
    Sepekan Ganjil Genap, Penumpang Angkutan Umum Naik 6 Persen

    Sepekan Ganjil Genap, Penumpang Angkutan Umum Naik 6 Persen

    Megapolitan
    Fakta Terungkapnya Jaringan Penjual Video Pornografi Anak di Jakarta Barat

    Fakta Terungkapnya Jaringan Penjual Video Pornografi Anak di Jakarta Barat

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X