Tak Dicekal, Rasyid Bisa Lanjutkan Studi di London

Kompas.com - 25/03/2013, 18:11 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah dinyatakan bersalah atas kecelakaan yang menyebabkan dua orang meninggal dunia di Tol Jagorawi, Rasyid Amrullah Rajasa mendapat hukuman masa percobaan selama enam bulan. Kini putra Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa itu dapat melanjutkan studinya di London, Inggris.

"Percobaan enam bulan, pidana bersyarat dan tidak ditahan, jadi dia bisa saja ke luar negeri," ujar Teuku Rahman, salah satu jaksa penuntut umum seusai persidangan, Senin (25/3/2013).

Hal senada turut diungkapkan Ananta Budiartika, salah seorang kuasa hukum Rasyid. Menurutnya, belum ada satu pun instansi penegak hukum yang mengambil langkah hukum cegah dan tangkal (cekal) terhadap kliennya. Jika demikian, Rasyid pun dipastikan tetap bisa bepergian ke London.

"Rasyid tidak dicekal. Jadi tetap bisa bepergian ke luar negeri meski dalam masa percobaan hukuman selama enam bulan ke depan," ujarnya.


Rasyid merupakan mahasiswa semester akhir salah satu universitas di London, Inggris. Sekitar pertengahan Desember 2012, Rasyid kembali ke kampung halaman karena libur Natal di tempat studinya. Pada 1 Januari 2013, ia terlibat kecelakaan di Jalan Tol Jagorawi seusai pulang merayakan malam Tahun Baru.

Rasyid pun terlibat proses hukum yang panjang. Ia terpaksa tak mengikuti ujian pada 7 Januari 2013 karena masih menjalani pemeriksaan di kepolisian. Kepada kuasa hukumya beberapa waktu lalu, Rasyid sempat mengaku ingin menyelesaikan masa studi yang tersisa satu tahun lagi di Inggris.

Majelis hakim turut memasukkan poin bahwa Rasyid masih berstatus mahasiswa sebagai pertimbangan vonis terhadap dirinya. "Terdakwa bersikap kooperatif selama proses hukumnya. Selain itu, terdakwa masih berstatus mahasiswa, dan terdakwa memberi santunan pada keluarga korban," ujar majelis hakim.

Dalam putusannya, Rasyid terbukti melanggar Pasal 310 Ayat (4) dan Pasal 310 Ayat (2) Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009. Ia divonis 5 bulan penjara dan denda Rp 12 juta dengan masa percobaan 6 bulan penjara. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum, yang menuntut Rasyid 8 bulan penjara dengan masa percobaan 12 bulan dan tuntutan subsider 6 bulan kurungan penjara.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ivan Gunawan Akui Gunakan Jasa Pembuatan Lipatan Kelopak Mata Ilegal pada 2016

    Ivan Gunawan Akui Gunakan Jasa Pembuatan Lipatan Kelopak Mata Ilegal pada 2016

    Megapolitan
    Jelang Akhir Tahun, Penjual Pernak-pernik di Asemka Sulap Toko Bertema Natal

    Jelang Akhir Tahun, Penjual Pernak-pernik di Asemka Sulap Toko Bertema Natal

    Megapolitan
    Politikus PSI: Buka Anggaran dalam Rapat Diprotes, di Luar Juga, Harus Buka di Mana Lagi?

    Politikus PSI: Buka Anggaran dalam Rapat Diprotes, di Luar Juga, Harus Buka di Mana Lagi?

    Megapolitan
    Polres Metro Jakarta Utara Periksa Artis Ivan Gunawan Terkait Kasus Salon Kecantikan Ilegal di PIK

    Polres Metro Jakarta Utara Periksa Artis Ivan Gunawan Terkait Kasus Salon Kecantikan Ilegal di PIK

    Megapolitan
    Petugas Dishub Kewalahan Adang Pengendara yang Terobos Putaran Flyover Dr Satrio

    Petugas Dishub Kewalahan Adang Pengendara yang Terobos Putaran Flyover Dr Satrio

    Megapolitan
    Lindungi DJ Nathalie yang Digoda, Asisten Dianiaya Mantan Suami Artis Dina Lorenza

    Lindungi DJ Nathalie yang Digoda, Asisten Dianiaya Mantan Suami Artis Dina Lorenza

    Megapolitan
    Pembatas Putaran 'U-Turn' Jalan Dr Satrio Dibongkar Paksa oleh Warga

    Pembatas Putaran "U-Turn" Jalan Dr Satrio Dibongkar Paksa oleh Warga

    Megapolitan
    Setelah Viral di Medsos, PKL yang Halangi Mobil Damkar di Tanah Abang Ditertibkan

    Setelah Viral di Medsos, PKL yang Halangi Mobil Damkar di Tanah Abang Ditertibkan

    Megapolitan
    Taman Benyamin Sueb Direvitalisasi, Ruang Terbuka untuk Seniman Diperluas

    Taman Benyamin Sueb Direvitalisasi, Ruang Terbuka untuk Seniman Diperluas

    Megapolitan
    Tuding Politikus PSI Bocorkan Materi Rapat, Ini Sepak Terjang Politikus PDI-P Cinta Mega

    Tuding Politikus PSI Bocorkan Materi Rapat, Ini Sepak Terjang Politikus PDI-P Cinta Mega

    Megapolitan
    Setelah 5 Jam Mencari, Petugas Damkar Gagal Tangkap Ular Kobra yang Resahkan Warga Ciracas

    Setelah 5 Jam Mencari, Petugas Damkar Gagal Tangkap Ular Kobra yang Resahkan Warga Ciracas

    Megapolitan
    Orang dengan Masalah Kejiwaan Berontak Saat Diamankan, Uang Jutaan Rupiah yang Dibawa Berserakan di Jalan

    Orang dengan Masalah Kejiwaan Berontak Saat Diamankan, Uang Jutaan Rupiah yang Dibawa Berserakan di Jalan

    Megapolitan
    Dituduh Beberkan Anggaran Komputer Rp 128 Miliar, Siapa Anggota DPRD Anthony Winza Probowo?

    Dituduh Beberkan Anggaran Komputer Rp 128 Miliar, Siapa Anggota DPRD Anthony Winza Probowo?

    Megapolitan
    Politisi PSI Bantah Sebarkan Materi Rapat DPRD DKI seperti Dituding Kader PDI-P

    Politisi PSI Bantah Sebarkan Materi Rapat DPRD DKI seperti Dituding Kader PDI-P

    Megapolitan
    Seorang Pria Ditemukan Tewas di Underpass Senen

    Seorang Pria Ditemukan Tewas di Underpass Senen

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X