Kompas.com - 25/03/2013, 20:42 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Keluarga Harun, korban tabrakan, oleh Muhammad Rasyid Amrullah Rajasa, menerima keputusan hakim terkait vonis yang diberikan kepada Rasyid. Keluarga korban juga pasrah dan tidak akan menuntut hukuman lebih berat kepada Rasyid.

"Keluarga sudah pasrah, itu semua kan wewenang hakim. Kami pun tidak menuntut lebih kepada Rasyid," kata Umianah, istri Harun, saat dihubungi wartawan, Senin (25/3/2013).

Umianah mengungkapkan, dirinya tidak menghadiri sidang vonis Rasyid Rajasa. Ia mengetahui informasi mengenai vonis Rasyid dari media dan keluarga dekatnya. Ia mengatakan, keluarga sudah menerima takdir yang digariskan kepada salah satu anggota keluarganya tersebut.

Umianah mengatakan, selama ini keluarga Rajasa juga sudah memegang janjinya untuk menyekolahkan anak bungsunya sampai lulus kuliah. Selain itu, keluarga Rasyid juga masih menjaga hubungan silaturahmi dengan menelepon di beberapa kesempatan.

Selain menyekolahkan anak bungsunya, Ferdiansyah, keluarga Rasyid juga berjanji memberikan pekerjaan atau modal usaha kepada Nurhasanah, anak keempat Harun. Hal itu dikarenakan hanya Nurhasanah dan Ferdiansyah yang belum memiliki keluarga sendiri. Adapun Ukar, ipar Harun, mengatakan, pasca-kecelakaan di Tol Jagorawi pada 1 Januari 2013 lalu, keluarga Rasyid sudah memberikan bantuan kepada istri Harun, yaitu Umianah. Keluarga Rasyid juga memberikan catering untuk tahlil memperingati tujuh hari meninggalnya Harun.

"Keluarga Rasyid juga datang sehari setelah meninggalnya kakak (Harun) dengan membawa sembako," kata Ukar.

Harun meninggal dalam kecelakaan di Jalan Tol Jagorawi Km 3+335 Tol Jagorawi arah Bogor pada 1 Januari 2013 pagi. Mobil angkutan umum pelat hitam Daihatsu Luxio F 1622 CY yang ditumpangi Harun ditabrak oleh mobil BMW B 272 HR yang dikendarai Rasyid Rajasa. Harun tewas di tempat saat kecelakaan tersebut berlangsung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah kejadian itu, Rasyid ditetapkan sebagai tersangka. Selain Harun, kecelakaan itu juga menewaskan seorang balita bernama Raihan (1,5) dan menyebabkan tiga orang lain luka-luka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.