Setelah Vonis, Rasyid Boleh Mengemudi Lagi

Kompas.com - 25/03/2013, 21:41 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Rasyid Amrullah Rajasa, terpidana kasus kecelakaan maut di jalan tol Jagorawi Km 3+335, diperkenankan untuk mengemudi kembali. Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sempat disita oleh polisi akan dikembalikan kepada Rasyid.

"SIM akan dikembalikan jika vonis hakim tadi sudah berkekuatan hukum tetap," ujar staf Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur Janiko Girsang kepada Kompas.com, Senin (25/3/2013).

Janiko menjelaskan, vonis yang dibacakan hakim dalam amar putusan sidang, Senin siang, belum berkekuatan hukum tetap. Hakim akan menunggu maksimal tujuh hari ke depan untuk mengetahui apakah terdakwa akan mengajukan banding atau tidak. Jika terdakwa tak mengajukan banding, hakim menganggap vonis yang dilayangkannya punya kekuatan hukum tetap. Saat itulah, hakim akan memerintahkan jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Jakarta Timur untuk mengembalikan SIM kepada terdakwa Rasyid.

"Itu wewenang jaksa penuntut umum. Kami hanya memberi perintah," ujar pria yang menjadi hakim anggota di sidang putra Menteri Koordinator Perekonomian RI Hatta Rajasa itu.


Rasyid menjadi tersangka dalam kasus kecelakaan maut di Tol Jagorawi arah Bogor Km 3+335 pada 1 Januari 2013 pagi. Mobil BMW B 272 HR yang dikemudikan Rasyid menghantam angkutan umum jenis Daihatsu Luxio F 1622 CY hingga dua penumpangnya, Harun (60) dan Raihan (1,5) meninggal dunia serta tiga orang lain luka-luka.

Meski terbukti melanggar Pasal 310 ayat (4) dan Pasal 310 ayat (2) Undang-undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009, Rasyid divonis 5 bulan penjara dan denda Rp 12 juta dengan masa percobaan 6 bulan penjara. Vonis ini jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut Rasyid dengan 8 bulan penjara dengan masa percobaan 12 bulan dan subsider 6 bulan kurungan penjara.

Berita terkait dapat dibaca dalam topik INSIDEN BMW MAUT DI JAGORAWI

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Identitas Kepala Sudinhub Jakbar Dicatut Penipu, Stafnya Jadi Korban

Identitas Kepala Sudinhub Jakbar Dicatut Penipu, Stafnya Jadi Korban

Megapolitan
Hendak Menumpang Truk, Seorang Bocah Tewas Terserempet Bus di Koja

Hendak Menumpang Truk, Seorang Bocah Tewas Terserempet Bus di Koja

Megapolitan
Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca 3 Meter yang Melilit di Lampu Jalan

Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca 3 Meter yang Melilit di Lampu Jalan

Megapolitan
ART yang Ditusuk Orang Tak Dikenal di Duren Sawit Meninggal

ART yang Ditusuk Orang Tak Dikenal di Duren Sawit Meninggal

Megapolitan
Perempuan yang Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Pernah Coba Bunuh Diri Lompat dari JPO

Perempuan yang Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Pernah Coba Bunuh Diri Lompat dari JPO

Megapolitan
Diduga Depresi, Seorang Perempuan Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Depok

Diduga Depresi, Seorang Perempuan Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Depok

Megapolitan
Petugas Damkar Tangkap Biawak 1,5 Meter di Atap Rumah Warga

Petugas Damkar Tangkap Biawak 1,5 Meter di Atap Rumah Warga

Megapolitan
Pondok Indah Mal Hadirkan Atraksi Juara Dunia Barongsai, Ini Jadwalnya

Pondok Indah Mal Hadirkan Atraksi Juara Dunia Barongsai, Ini Jadwalnya

Megapolitan
Mulai Rabu Depan, Kelenteng Petak Sembilan Buka 24 Jam Sampai Imlek

Mulai Rabu Depan, Kelenteng Petak Sembilan Buka 24 Jam Sampai Imlek

Megapolitan
Wakapolri: Jumlah Mahasiswa yang Terjerat Narkoba Bertambah Tiap Tahun

Wakapolri: Jumlah Mahasiswa yang Terjerat Narkoba Bertambah Tiap Tahun

Megapolitan
Wakapolri Sebut Laut Rentan Jadi Jalur Masuk Narkoba Jaringan Luar Negeri

Wakapolri Sebut Laut Rentan Jadi Jalur Masuk Narkoba Jaringan Luar Negeri

Megapolitan
Curi Lebih dari 100 Motor, Pasutri Ditangkap Polisi

Curi Lebih dari 100 Motor, Pasutri Ditangkap Polisi

Megapolitan
Kepulauan Seribu Perkenalkan Objek Wisata Baru Pantai Cikaya di Pulau Karya

Kepulauan Seribu Perkenalkan Objek Wisata Baru Pantai Cikaya di Pulau Karya

Megapolitan
Jumlah Anak Muda Pemakai Narkoba Terus Meningkat, Ini Penjelasan Wakapolri

Jumlah Anak Muda Pemakai Narkoba Terus Meningkat, Ini Penjelasan Wakapolri

Megapolitan
Dana Belum Turun, Pengerukan di Lokasi Penggusuran Sunter Agung Berhenti

Dana Belum Turun, Pengerukan di Lokasi Penggusuran Sunter Agung Berhenti

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X