Putusan Rasyid Rajasa Usik Rasa Keadilan

Kompas.com - 26/03/2013, 12:18 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Putusan untuk terdakwa Rasyid Amrullah Rajasa (22) oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur dinilai mengusik rasa keadilan masyarakat. Putusan yang hanya percobaan untuk Rasyid dinilai terlalu rendah.

"Putusan itu sudah menjadi berita yang dibicarakan masyarakat. Rasa keadilan terusik," kata anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat, Martin Hutabarat, di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (26/3/2013).

Martin mengatakan, sikap keluarga Rasyid yang bertanggung jawab terhadap keluarga para korban hingga terjadi perdamaian tentu dapat menjadi pertimbangan yang meringankan hukuman. Hanya, kata dia, putusan tetap harus memenuhi rasa keadilan di masyarakat.

"Nanti akan kita tanya ketika rapat dengan Mahkamah Agung bagaimana putusan bisa keluar," pungkas politisi Partai Gerindra itu.

Seperti diberitakan, Rasyid yang merupakan anak bungsu Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa dihukum 6 bulan hukuman percobaan dengan hukuman pidana 5 bulan. Putusan itu lebih rendah dibanding tuntutan jaksa, yakni 8 bulan dengan masa percobaan 12 bulan.

Dengan vonis ini, Rasyid tetap dinyatakan bersalah, terbukti melanggar Pasal 310 Ayat (4) Undang-Undang Lalu Lintas akibat mengendarai kendaraan dengan lalai dan subsider Pasal 310 Ayat (2). Namun, ia tidak perlu masuk penjara bila tidak mengulang perbuatan sama dalam kurun waktu 6 bulan.

Rasyid adalah terdakwa kasus kecelakaan maut di Tol Jagorawi arah Bogor, Kilometer 3+335 pada 1 Januari 2013 pagi. Mobil BMW bernomor polisi B 272 HR yang dikemudikannya menghantam mobil Daihatsu Luxio (F 1622 CY) yang ada di depannya.

Lima penumpang di Daihatsu Luxio yang duduk di bagian belakang terlempar keluar. Dua di antaranya tewas, yaitu Harun (60) dan M Raihan (1,5), sedangkan tiga lainnya, yaitu Enung, Supriyanti, dan Ripal Mandala Putra, terluka.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

    Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

    Megapolitan
    Detik-detik Aksi Penodongan di Warteg, Pelaku Awalnya Memesan Makanan

    Detik-detik Aksi Penodongan di Warteg, Pelaku Awalnya Memesan Makanan

    Megapolitan
    KA Tawang Jaya Anjlok, Sejumlah Perjalanan KRL Terganggu

    KA Tawang Jaya Anjlok, Sejumlah Perjalanan KRL Terganggu

    Megapolitan
    Kereta Api Tawang Jaya Anjlok di Perlintasan Pasar Senen

    Kereta Api Tawang Jaya Anjlok di Perlintasan Pasar Senen

    Megapolitan
    Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus Pariwiasata di Subang Bertambah Satu

    Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus Pariwiasata di Subang Bertambah Satu

    Megapolitan
    Pemerintah Hapus Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Prihatin akan Nasib Pegawai

    Pemerintah Hapus Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Prihatin akan Nasib Pegawai

    Megapolitan
    Kejar Tersangka hingga ke Sumatera, Polres Jakbar Ungkap Peredaran Ganja Lintas Provinsi

    Kejar Tersangka hingga ke Sumatera, Polres Jakbar Ungkap Peredaran Ganja Lintas Provinsi

    Megapolitan
    Diduga Peras PNS, Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap Polisi

    Diduga Peras PNS, Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap Polisi

    Megapolitan
    Modus Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal, Bagikan Karcis dengan Nama Polisi Fiktif

    Modus Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal, Bagikan Karcis dengan Nama Polisi Fiktif

    Megapolitan
    Mulai Februari, Tilang Elektronik Berlaku untuk Pengendara Sepeda Motor di Jakarta

    Mulai Februari, Tilang Elektronik Berlaku untuk Pengendara Sepeda Motor di Jakarta

    Megapolitan
    Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal Ditangkap Setelah Video Pemalakan Viral

    Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal Ditangkap Setelah Video Pemalakan Viral

    Megapolitan
    Warga Was-was dengan Keberadaan Sarang Tawon Vespa di Bintaro

    Warga Was-was dengan Keberadaan Sarang Tawon Vespa di Bintaro

    Megapolitan
    Dugaan Penyiksaan Lutfi, IPW Sebut Oknum Polisi Lakukan Cara Nazi

    Dugaan Penyiksaan Lutfi, IPW Sebut Oknum Polisi Lakukan Cara Nazi

    Megapolitan
    PKS DKI Sebut Nama Baru Cawagub Tak Perlu Lewati Fit And Proper Test

    PKS DKI Sebut Nama Baru Cawagub Tak Perlu Lewati Fit And Proper Test

    Megapolitan
    Polisi Tembak Polisi di Depok Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara

    Polisi Tembak Polisi di Depok Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X