Kasus Tabrakan Rasyid dan Andhika Dianggap Beda

Kompas.com - 27/03/2013, 01:17 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Kasus kecelakaan lalu lintas Rasyid Rajasa dan Andhika Pradipta sama-sama menewaskan dua orang. Namun, kedua kasus itu dianggap berbeda.

Menurut Hidayat Bostam, ketua tim kuasa hukum terdakwa kasus kecelakaan maut Nissan Grand Livina di Jalan Ampera Raya pada akhir tahun lalu, Andhika Pradipta, tetap ada perbedaan antara dua kasus tersebut.

"Tidak mirip, Rasyid di jalan tol dan ini jalan biasa. Andhika di posisi nabrak kemudian nabrak lagi. Rasyid nabrak mobil dari belakang," kata Hidayat, Selasa (26/3/2013).

Mengenai baru disidangkannya Andhika, sementara sidang Rasyid sudah selesai, Hidayat menjelaskan bahwa hal itu karena jumlah korban, baik jiwa maupun materi, di dalam kasus Andhika lebih banyak.

"Seluruh korban sudah diganti rugi baik santunan maupun kerusakan," ujar Hidayat.

Hidayat juga menyadari bahwa kliennya tidak mungkin bebas dari hukuman mengingat ada korban meninggal. Namun, dia berharap hukumannya masih bisa diperingan.

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Andhika ini terjadi pada Kamis (27/12/2012) sekitar pukul 00.15 di Jalan Ampera Raya, Ragunan, Jakarta Selatan. Andhika beserta rekannya yang merupakan WN Korea, Hwancheol (27), keluar dari Tipsy Cafe yang berada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Di tengah perjalanan, sambil asyik mengobrol, tiba-tiba mobil Nissan Grand Livina berpelat nomor B 1796 KFL yang dikemudikan Andhika menyerempet mobil Daihatsu Taruna. Dalam posisi panik dan takut, Andhika mencoba melarikan diri sehingga memacu mobil dalam kecepatan tinggi.

Dalam keadaan di bawah pengaruh alkohol, mobil yang dikemudikan Andhika menabrak warung pecel lele yang menewaskan dua pembeli dan melukai lima orang lainnya. Selain itu, Grand Livina maut tersebut juga merusak delapan sepeda potor dan satu Toyota Avanza.

Dua korban tewas dalam kecelakaan tersebut adalah Maulana, warga Kemang Timur, dan Hardianto, warga Semarang.

 

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Proyek 1 Juta Sumur Resapan Bakal Dilanjutkan, Pemprov DKI Libatkan Warga

    Proyek 1 Juta Sumur Resapan Bakal Dilanjutkan, Pemprov DKI Libatkan Warga

    Megapolitan
    Mengenal Sosok Monica Soraya, Perempuan yang Adopsi Enam Bayi

    Mengenal Sosok Monica Soraya, Perempuan yang Adopsi Enam Bayi

    Megapolitan
    Depok Zona Merah Covid-19 Nasional, Pemkot: 60 Persen Warga Bergerak ke Luar Kota

    Depok Zona Merah Covid-19 Nasional, Pemkot: 60 Persen Warga Bergerak ke Luar Kota

    Megapolitan
    Tiga Hari Penerapan Ganjil Genap, Dishub DKI: Volume Kendaraan di Jakarta Turun 4 Persen

    Tiga Hari Penerapan Ganjil Genap, Dishub DKI: Volume Kendaraan di Jakarta Turun 4 Persen

    Megapolitan
    'Apapun Akan Aku Jual Demi Anak-anak Jadi Sarjana...'

    "Apapun Akan Aku Jual Demi Anak-anak Jadi Sarjana..."

    Megapolitan
    Depok Masuk Zona Merah Covid-19 Nasional, Pemkot: Kami Tak Bisa Batasi Aktivitas Warga

    Depok Masuk Zona Merah Covid-19 Nasional, Pemkot: Kami Tak Bisa Batasi Aktivitas Warga

    Megapolitan
    Pemkot Bekasi Resmi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka di Enam Sekolah

    Pemkot Bekasi Resmi Hentikan Simulasi KBM Tatap Muka di Enam Sekolah

    Megapolitan
    Pemprov DKI Bakal Bebaskan Lahan di Sekitar 5 Kali Jakarta, Anggarannya Rp 552 Miliar

    Pemprov DKI Bakal Bebaskan Lahan di Sekitar 5 Kali Jakarta, Anggarannya Rp 552 Miliar

    Megapolitan
    UPDATE: 24 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19

    UPDATE: 24 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19

    Megapolitan
    Polisi Tangkap Pembakar Rumah di Ciputat, Pelaku Sempat Ancam Korban

    Polisi Tangkap Pembakar Rumah di Ciputat, Pelaku Sempat Ancam Korban

    Megapolitan
    Anji Mengaku Awal Kenal Hadi Pranoto Saat Lihat Wawancara Media

    Anji Mengaku Awal Kenal Hadi Pranoto Saat Lihat Wawancara Media

    Megapolitan
    Perbaikan Pipa Bocor, Pasokan Air Palyja di Wilayah Barat Jakarta Terganggu Sabtu Besok

    Perbaikan Pipa Bocor, Pasokan Air Palyja di Wilayah Barat Jakarta Terganggu Sabtu Besok

    Megapolitan
    Pemprov DKI Akan Pakai Dana Pinjaman Rp 5,2 Triliun untuk Penanganan Banjir, Ini Rinciannya

    Pemprov DKI Akan Pakai Dana Pinjaman Rp 5,2 Triliun untuk Penanganan Banjir, Ini Rinciannya

    Megapolitan
    Wali Kota Bekasi Sebut Masih Ada Penambahan Kasus Covid-19 dari Klaster Keluarga

    Wali Kota Bekasi Sebut Masih Ada Penambahan Kasus Covid-19 dari Klaster Keluarga

    Megapolitan
    [POPULER JABODETABEK] Cimanggis, Depok Jadi Kawasan Terbanyak Covid-19 | Ketulusan Hati Monica Soraya Rawat 6 Bayi yang Ditinggal Ibunya

    [POPULER JABODETABEK] Cimanggis, Depok Jadi Kawasan Terbanyak Covid-19 | Ketulusan Hati Monica Soraya Rawat 6 Bayi yang Ditinggal Ibunya

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X