Kompas.com - 01/04/2013, 12:15 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Rencana pengoperasian bus transjakarta selama 24 jam nonstop belum bisa segera terlaksana. Sebab, masih harus menunggu perbaikan unit bus yang rusak.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyampaikan, perbaikan unit bus transjakarta akan segera dilakukan. Dalam prediksinya, semua bisa selesai dalang jangka dua sampai tiga bulan ke depan.

"Nunggu, nunggu bus yang rusak diperbaiki. Setelah diperbaiki, bus-bus itu akan digunakan untuk malam hari," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin (1/4/2013).

Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, upaya mengoperasikan bus transjakarta selama 24 jam mulai direalisasikan dari sekarang. Untuk mendukungnya, penambahan ratusan bus akan dilakukan bertahap dan selesai paling lambat pada awal 2014.

Pada awal 2014, kata dia, jumlah bus transjakarta akan mencapai 1.353 bus. Jumlah itu berasal dari 669 bus yang telah beroperasi saat ini, ditambah 684 bus baru yang didominasi jenis bus gandeng.

Penambahan 684 bus baru tersebut dipecah dua. Sebanyak 450 bus melalui APBD dan 234 bus lainnya melalui lelang investasi. Sebanyak 450 bus tersebut akan disebar di beberapa koridor, sedangkan yang 234 bus akan kembali dipecah. Sebanyak 76 bus untuk menambal bus transjakarta yang mulai rusak di Koridor II dan III, lalu 158 bus lain untuk koridor baru yang saat ini telah masuk proses lelang investasi.

Semua bus lama, kata Pristono, terlebih yang kondisinya mulai rusak, akan ditarik ke bengkel untuk diperbaiki. Bus-bus ini nantinya akan menjadi angkutan malam hari (amari) yang beroperasi malam sampai pagi hari.

Selama ini, operasional bus transjakarta dimulai sejak pukul 05.30 sampai 23.00. Untuk mengisi kekosongan, amari akan beroperasi mulai pukul 23.00 sampai 05.30.

Meski begitu, jumlah bus transjakarta yang menjadi amari masih sangat minim. Untuk setiap koridornya, Dinas Perhubungan DKI akan menerjunkan masing-masing 10 bus.

"Jadi, transjakarta akan beroperasi 24 jam, akhir tahun ini atau awal tahun depan," kata Pristono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.