Kompas.com - 01/04/2013, 15:49 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kembali menyampaikan terobosannya. Dia berniat melelang seluruh kendaraan milik Pemerintah Provinsi DKI yang tidak efektif lagi untuk menunjang operasional.

Dijumpai di Balaikota Jakarta, pria yang akrab disapa Jokowi itu mengatakan, saat ini ada ratusan mobil milik Pemprov DKI yang terbengkalai alias tak jelas peruntukkannya. Oleh karena itu, niat untuk melelangnya muncul terkait dengan upaya pengoptimalan aset. "Oh iya, sudah waktunya (dijual). Jumlahnya banyak," kata Jokowi, Senin (1/4/2013).

Namun, Jokowi belum bisa menjelaskan mekanisme lelang kendaraan secara detail. Dia menyerahkan semuanya untuk segera disiapkan pada Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Endang Widjajanti. Untuk diketahui, rencana ini terkait dengan semangat Jokowi yang menginginkan seluruh aset DKI bisa bergerak produktif untuk kepentingan masyarakat.

Selama ini, kata Jokowi, aset-aset milik Pemerintah Provinsi DKI banyak yang terbengkalai. Pemicunya adalah pemanfaatan dan pengawasan yang lemah. Pernyataan Jokowi itu terkait dengan imbauan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi DKI yang mengatakan bahwa banyak aset DKI terbengkalai. Untuk memperbaiki hasil audit di 2013, Jokowi ingin bertindak cepat membenahinya.

Berita terkait, baca :

GEBRAKAN JOKOWI-BASUKI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.