Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/04/2013, 03:20 WIB
|
EditorErvan Hardoko

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah kebijakan ganjil genap mulai dipinggirkan untuk mengatasi masalah kemacetan di DKI Jakarta, Pemprov DKI akan langsung menerapkan sistem electronic road pricing (ERP).

Namun, tanpa persiapan dan kajian matang soal sistem ERP berikut sosialisasinya, sistem ini dikhawatirkan akan memberi efek domino buruk.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Sambodo Purnomo menuturkan, pihaknya belum mengambil sikap mengenai wacana penerapan ERP.

Pasalnya, payung hukum dan konsep ERP yang akan diterapkan nantinya harus terlebih dulu matang secara teknis dan peraturannya sebelum diterapkan.

"Konsep itu kan masih wacana. Ini mesti di sosialisasikan terlebih dahulu dengan stake holder, konsepnya seperti apa nantinya. Karena efek dominonya kan banyak," kata Sambodo saat dihubungi Kompas.com, Selasa (2/4/2013).

Sambodo menambahkan, pada penerapan ERP, pengguna kendaraan akan membayar ketika memasuki ruas jalan tertentu seperti  halnya memasuki jalan tol.

Hanya saja, menurutnya, apabila pembayaran dilakukan secara manual, dikhawatirkan justru akan menemui kesulitan lantaran jalan arteri tidak memiliki gerbang khusus seperti di jalan tol.

Solusi yang paling mungkin adalah dengan menggunakan sistem seperti e-Toll Card dengan alat khusus yang dipasang pada kendaraan.

Dengan alat itu, maka dana yang terdapat di dalam e-Toll Card milik seorang pengedara akan otomatis berkurang saat memasuki ruas jalan yang menerapkan ERP.

Namun, Sambodo melanjutkan, penggunaan e-Toll Card tetap akan menemui kendala terutama untuk jenis kendaraan dan cara pemasangannya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.