Kompas.com - 04/04/2013, 11:59 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

SURABAYA, KOMPAS.com — Di Surabaya, bisnis prostitusi dapat dilakukan dengan berbagai cara. Baru-baru ini polisi berhasil mengungkap model bisnis terbaru, yakni dengan menawarkan pertunjukan langsung hubungan badan pasangan suami istri (pasutri). Aksi tersebut dilakukan di sebuah kamar hotel yang sengaja di-booking oleh penontonnya.

Pasangan pemainnya adalah KV (32) dan DV (30), keduanya adalah pasangan suami istri yang diketahui memiliki dua buah hati yang masih kecil. ''Lagi-lagi masalah ekonomi sebagai motif utama pasutri itu menjual adegan ranjangnya,'' kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Lily Djafar, Kamis (4/4/2013).

Aksi itu berhasil diendus polisi melalui beberapa hari pengintaian, kemudian dilanjutkan dengan berpura-pura menjadi klien. ''Mulanya mereka membuka layanan pijat, lalu tamunya ditawari. Jika deal, pertemuan berikutnya di hotel yang disepakati,'' terangnya.

Pasutri tersebut mengaku baru tiga bulan terakhir membuka usaha tontonan seks tersebut. Kliennya pun dihitungnya masih baru ada dua orang. Terakhir, pasutri tersebut melayani kliennya di salah satu hotel di kawasan Jalan Tambak Bayan, Surabaya.

Kini, pasutri tersebut diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk diperiksa intensif. Hal itu untuk memeriksa kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas. Namun, sang istri sengaja tidak ditahan karena alasan kemanusiaan. DV masih mengasuh dua orang anak yang masih kecil.

Baca juga:

- Tiket Live Show Seks Pasutri Dibanderol Rp 850 Ribu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.