Kompas.com - 08/04/2013, 15:48 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan parkir di Pasar Baru, Jakarta Pusat, akan menjadi proyek percontohan penerapan sistem donasi parkir di Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, nantinya sistem donasi parkir akan diberlakukan di seluruh titik parkir on street di Ibu Kota.

"Kami uji coba dulu di Pasar Baru. Tapi, nantinya semua titik parkir di Jakarta akan pakai sistem parkir itu," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Senin (8/4/2013).

Rencananya, DKI akan melakukan lelang beauty contest atau lelang investasi. Melalui lelang ini, Pemprov DKI tidak perlu menyiapkan uangnya, melainkan pemenang lelang yang akan menyiapkan dananya sebagai investasi pembangunan sistem tersebut.

Kemudian, setelah DKI mendapatkan pemenang lelang beauty contest, maka perusahaan itu akan membutuhkan waktu enam bulan untuk install peralatan. Sistem donasi parkir ini mengacu pada sistem parkir di Budapest, Bogota, Ulrich, London dan China.

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan, penerapan donasi parkir lebih baik diserahkan ke swasta sebagai investor. Sebab penerapan sistem tersebut tujuannya adalah untuk mengendalikan kendaraan pribadi yang parkir on street.

"Kita mau mendorong orang menaruh mobilnya, kemudian naik kendaraan umum. Jadi, kita ingin juga gedung atau mal di hari biasa, parkir di situ lebih murah dan orang lanjut naik bus. Jadi, istilahnya park and ride," ujar Basuki.

Basuki memberi target tahun ini sistem parkir itu telah dapat dilaksanakan. Sementara juru parkir yang direkrut akan dijadikan pegawai dengan gaji Rp 2,5 juta per bulan per orang. Mereka juga akan memegang alat, seperti PDA atau Android yang dapat langsung meng-scanning pelat nomor kendaraan yang parkir di kawasan tersebut.

Melalui sistem itu, pembayaran parkir dapat melalui mobile banking atau dengan menggunakan kartu ATM. "Seperti ATM dan kita tertarik untuk kerjasama dengan bank. Bisa juga dari handphone. Jadi kita bisa daftar parkir melalui SMS," kata Basuki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.