Kompas.com - 09/04/2013, 14:10 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Sambil menunggu angkutan umum di depan sekolahnya yang terletak di Kebayoran Lama, Afif Muammar (15) memainkan iPhone teranyarnya. Hal itu membuat Rhaditya Poetrayi (17), pemuda putus sekolah, menodongkan pisaunya kepada Afif.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (8/4/2013) sore seusai pulang sekolah. Rhaditya yang menempelkan pisaunya ke tubuh Afif pun mengeluarkan ancaman.

"Awas jangan teriak, gua tusuk lu," kata pemuda yang kerap nongkrong di depan sekolah tersebut.

Afif yang merupakan siswa kelas IX SMP itu pun tak bisa berbuat apa-apa. Dia menyerahkan iPhone 5 dan uang Rp 50.000 miliknya kepada Rhaditya.

Setelah mendapatkan apa yang dimau, Rhaditya langsung berjalan meninggalkan Afif. Dia tidak menyangka, ternyata Afif berteriak minta tolong.

"Teriakan korban didengar petugas yang sedang observasi wilayah. Pelaku pun langsung dibekuk tanpa perlawanan," kata Kapolsek Kebayoran Lama Komisaris Imam Yulisdianto, Selasa.

Rhaditya kemudian dibawa ke Mapolsek Kebayoran Lama untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari tangannya, polisi mengambil satu unit iPhone 5 dan uang Rp 50.000 milik Afif sebagai barang bukti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.