Kompas.com - 11/04/2013, 17:35 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

JAKARTA, KOMPAS.com — Polri memastikan surat elektonik dengan alamat cybercrime@polri.go.id bukan punya Polri. Untuk itu masyarakat diminta mengabaikan pesan berantai via pesan singkat telepon seluler, yang mengampanyekan alamat surat elektronik itu.

"Tidak benar kami menggunakan alamat surat elektronik itu. Ini sudah dikonfirmasi ke Direktur Ekonomi Khusus Bareskrim, tidak ada yang pakai alamat itu. Situs cyber crime Polri bukan itu," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Suhardi Alius, Kamis (11/4/2013) sore.

Saat ini beredar informasi via pesan pendek telepon seluler yang berisi: Jika kalian mengalami penipuan dalam transaksi ONLINE, cukup kirim kronologis dan nomor rekening si penipu ke email cybercrime@polri.go.id.

Informasi menyesatkan itu juga ditambahi keterangan: POLRI akan langsung bertindak dengan memblokir ATM si penipu & melacak keberadaannya utk di tindak sesuai hukum. Share ke teman2 yg lain utk membantu mencegah maraknya penipuan online.

Menurut Irjen Suhardi Alius, masyarakat memang harus cerdas dan waspada dalam memanfaatkan konten di internet dan teknologi informasi atau komunikasi.

"Kalau telanjur menjadi korban, cepat lapor ke polisi terdekat. Harus resmi membuat laporan agar kami bisa segera menindaklanjuti dan berupaya menangkap pelakunya," tuturnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X