Usai Bakar Spanduk, Pendemo RUU Ormas Bubar

Kompas.com - 12/04/2013, 14:32 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah melakukan aksi menolak RUU Ormas Jumat (12/4/2013) sejak pukul 10.00 WIB, ratusan mahasiswa beberapa kampus akhirnya membubarkan diri dari depan Gedung DPR RI, Jakarta, sekitar pukul 14.00 WIB. Di penghujung aksi, beberapa mahasiswa sempat membakar spanduk dan sejumlah tiang kayu.

Ppantauan Kompas.com, pembakaran spanduk dan juga kayu yang dilakukan sejumlah mahasiswa, tidak berlangsung lama. Koordinator aksi yang berada di atas mobil komando meminta agar api segera dimatikan.

Sejumlah mahasiswa diminta untuk tidak melakukan aksi provokasi dengan hal itu. Api kemudian dimatikan dengan menyiramkan air yang ada pada botol.

"Pak polisi yang bakar-bakar ditangkapin saja. Jangan ada bakar-bakaran, tolong itu dimatikan," ujar Koordinator aksi di lokasi.

Aksi penolakan RUU Ormas yang dilakukan mahasiswa berlangsung kurang lebih selama empat jam. Sempat ada insiden beberapa mahasiswa yang berusaha masuk dengan memajat pagar Gedung DPR untuk memasang bendera. Tetapi hal itu digagalkan petugas keamanan di dalam gedung DPR yang meminta sekitar tiga orang mahasiswa itu kembali keluar.

Kejadian tersebut tidak sampai menyebabkan suasana ricuh. Dengan menumpang sejumlah bus metromini, ratusan mahasiswa pulang secara tertib meninggalkan Gedung DPR.

 

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

    Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

    Megapolitan
    Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

    Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

    Megapolitan
    Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

    Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

    Megapolitan
    Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

    Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

    Megapolitan
    Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

    Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

    Megapolitan
    57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

    57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

    Megapolitan
    Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

    Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

    Megapolitan
    Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

    Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

    Megapolitan
    UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

    UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

    Megapolitan
    Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

    Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

    Megapolitan
    Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

    Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

    Megapolitan
    Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

    Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

    Megapolitan
    Tak Pakai Masker, 46 Warga Ciracas Dikenakan Sanksi Kerja Sosial dan Denda

    Tak Pakai Masker, 46 Warga Ciracas Dikenakan Sanksi Kerja Sosial dan Denda

    Megapolitan
    UPDATE 22 September: Tambah 1.122 Kasus Covid-19 Jakarta, 1.624 Pasien Meninggal

    UPDATE 22 September: Tambah 1.122 Kasus Covid-19 Jakarta, 1.624 Pasien Meninggal

    Megapolitan
    Angkutan Umum Telat Bayar Denda Saat Operasi Yustisi, Izin Usahanya Akan Dicabut

    Angkutan Umum Telat Bayar Denda Saat Operasi Yustisi, Izin Usahanya Akan Dicabut

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X