Kompas.com - 14/04/2013, 00:29 WIB
|
EditorErvan Hardoko

MAKASSAR, KOMPAS.com - Ratusan anggota Front Pembela Islam (FPI) menggelar razia toko minuman keras di sejumlah daerah di Kota Makassar, Sabtu (13/04/2013) malam.  Dalam razia tersebut, anggota FPI sempat mengamuk dan melempari toko miras.

Ratusan anggota FPI yang mengendarai sepeda motor ini mendatangi sejumlah toko miras di Makassar, lantaran toko-toko itu mengabaikan peringatan larangan berjualan.

Saat rombongan FPI tiba di Jl I Lagaligo, mereka menemukan sejumlah toko telah tutup lebih awal. Diduga rencana razia FPI telah diketahui, sehingga toko tutup lebih awal.

Akibatnya, massa FPI marah. Mereka kemudian melempari dan mennedangi pintu toko yang terbuat dari besi.

Aksi FPI ini terhenti, ketika aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar yang sedang menggelar operasi preman kebetulan melewati lokasi tersebut.

Para anggota FPI mengancam akan datang kembali, jika toko-toko di kawasan itu tetap berjualan miras.

Selanjutnya, massa FPI melanjutkan razia toko miras ke kawasan Jl Batu Putih. Lagi-lagi, massa FPI menemukan toko telah tutup lebih awal. Kembali massa FPI marah dan melempari toko.

"Kami sudah laporkan toko miras ke aparat kepolisian. Hanya saja, laporan kami tak digubris. Ada apa ini, kok polisi tinggal diam? Bahkan, kami sempat datang dulu ke toko miras dan dihadang preman bayaran mereka," kata salah satu anggota FPI sambil menggunakan mikrofon.

Operasi Preman

Sementara itu, kepolisian menggelar  operasi preman di sejumlah kawasan seperti Pantai Losari, Jl Veteran, Jl Sungai Saddang, Jl Hadji Bau, Jl Penghibur, di depan Fort Rotterdam, dan Jl Pasar Ikan.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.