Kompas.com - 15/04/2013, 13:42 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com -  Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku senang karena anggaran sodetan Sungai Ciliwung sebesar Rp 645 miliar telah disahkan oleh Badan Anggaran (banggar) DPR pekan ini. Basuki menyerahkan pengerjaan sodetan Sungai Ciliwung kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan instansi terkait lainnya.

"Artinya, kami sangat senang kan, secara sodetan yang telah dianggarkan dalam APBN Perubahan segera bisa direalisasikan," kata Basuki, di Balaikota, Jakarta, Senin (15/4/2013).

Dia berharap sodetan Sungai Ciliwung mampu mengurangi beban sungai yang membelah Ibu Kota tersebut dengan mengalirkan sebagian beban volume air ke Kanal Banjir Timur (KBT). Basuki juga mengharapkan sodetan Sungai Ciliwung dapat diselesaikan sekitar dua tahun untuk membantu menanggulangi banjir di kawasan Ibu Kota.

"Sodetan itu paling tidak bisa diselesaikan kurang lebih dua tahun. Tapi, kalau soal teknisnya, aku enggak tahu, karena teknis ada di PU," kata Basuki.

Rencananya Pemprov DKI juga akan melakukan sosialisasi dengan masyarakat di sekitar lokasi pengerjaan sodetan. Sodetan tersebut, kata Basuki, tidak sampai merelokasi warga, karena pengerjaan proyek dilakukan bawah tanah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Manggas Rudi Siahaan mengatakan, pihaknya tinggal menunggu pencairan dana dan segera melaksanakan pembangunan sodetan. Sebelumnya akan dilakukan pelelangan atau tender untuk desain sodetan Sungai Ciliwung. Sementara untuk masalah Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), dia menyerahkan kepada Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI.

"Proses pelelangan akan dilakukan oleh PA (Pengguna Anggaran) dan panpel di Kementerian PU untuk detail desain dan pelaksanaanya," kata Manggas.

Sekedar informasi, Banggar DPR dan Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyetujui anggaran penanggulangan bencana sepanjang 2013 yang mencapai Rp 1,64 triliun. Sebanyak Rp 645 miliar akan digunakan untuk pembangunan sodetan Sungai Ciliwung.

Pemerintah pusat memproyeksikan panjang sodetan Sungai Ciliwung ke KBT sepanjang 2,15 kilometer. Sodetan itu untuk mengurangi dampak banjir di Jakarta berbentuk gorong-gorong memakai pipa besar yang ditanam di bawah jalan. Ada dua alternatif ukuran, yakni memakai pipa berdiameter 2,5 meter berjejer empat, atau pipa diameter empat meter berjejer dua.

Berita terkait, baca :

BANJIR RENDAM JAKARTA

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.