Kompas.com - 16/04/2013, 16:06 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Sopir angkutan kota M01 jurusan Kampung Melayu-Senen bernama Togar Hutajulu (29) nekat meninju seorang pengendara motor bernama Sutrisno (40) yang ternyata adalah anggota kepolisian Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur.

Pemukulan tersebut berawal dari ulah Togar yang mengetem di Jalan Jatinegara Barat arah Senen, Selasa (16/4/2013) sekitar pukul 09.00 WIB sehingga menyebabkan kemacetan di belakang. Aiptu Sutrisno yang tengah berpakaian bebas itu pun menegur agar tak berhenti sembarangan.

Namun, teguran Sutrisno justru disambut emosi oleh Togar. Seketika, Togar turun dari kemudi dan terlibat adu mulut dengan Sutrisno. Togar pun sempat tak percaya saat Sutrisno mengaku anggota kepolisian meski ia telah mengeluarkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Polisi. Togar malah menganggap Sutrisno adalah Polisi gadungan.

Adu mulut tersebut pun memuncak hingga Togar nekat mengayunkan tinju tangan kanannya ke arah wajah Sutrisno hingga tubuhnya mundur ke belakang. Wajah Sutrisno seketika membengkak. Tak mau main hakim sendiri, Sutrisno pun pergi ke markasnya untuk melaporkan pemukulan itu.

Kepala Subbagian Humas Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur Komisaris Didik Haryadi membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, saat Sutrisno selesai melaporkan pemukulan itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK), petugas langsung bergerak untuk mencari sang sopir.

"Pelaku pemukulan sudah ditangkap beberapa saat kemudian. Sekarang sedang dilakukan pemeriksaan intensif kepada si sopirnya," ujar Didik saat dihubungi terpisah oleh Kompas.com.

Didik mengungkapkan, insiden tersebut berawal dari salah paham saja. Meski nantinya kedua belah pihak damai, namun laporan tindak pidana tidak bisa dihentikan. Pihaknya akan berhati-hati serta berlaku adil dalam menyelesaikan kasus ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.