Kompas.com - 17/04/2013, 19:05 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Penundaan Ujian Nasional (UN) 2013 di sebelas provinsi mengundang senyum miris banyak pihak, termasuk Basuki Tjahaja Purnama yang tertawa prihatin.

"Saya menyayangkan ya, apalagi saya baca tertulis di situ kalimatnya 'hanya 11 provinsi' hahaha..," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta itu di Balaikota Jakarta, Rabu (17/4/2013).

Meski begitu, Basuki memuji penggunaan sistem barcode dan 20 jenis soal yang berbeda tiap kelasnya. Menurut dia, hal itu menunjukkan sistem pendidikan di Indonesia semakin baik.

Sistem penilaian UN sebagai syarat kelulusan yang diubah dari 100 persen menjadi 60 persen juga disebutnya semakin baik. Dia mengimbau agar syarat UN diperkecil kembali menjadi 30 persen dan sisanya dinilai dari kedisiplinan dan nilai rapor siswa selama tiga tahun.

"Harusnya, persyaratan UN jadi 30 persen. Hasilnya sekaligus menjadi tiket masuk perguruan tinggi negeri (PTN)," kata mantan Bupati Belitung Timur itu.

Pria yang akrab disapa Ahok itu melanjutkan, seharusnya, kompetensi peserta didik tak hanya dinilai dari hasil UN. Kedisiplinan dalam menuntut ilmu selama tiga tahun juga harus menjadi pertimbangan.

Untuk dapat meluluskan anaknya, kata dia, orangtua pun sampai rela membayar mahal biaya sekolah, ditambah dengan pungutan komite, dan membayar bimbingan belajar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sebagai Wagub, ya saya harus ikut aturan negara. Tapi, sebagai pribadi, saya enggak mau UN. Apakah kamu dapat ujian nilai tinggi menjamin karakter kamu bagus, punya disiplin kerja, dan menjadi orang tahan banting? Kan tidak juga. Kalau mau UN, sekolah bubarkan saja. Semua belajar masing-masing, les, bimbel, langsung ikut ujian," kata Basuki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.