Kompas.com - 19/04/2013, 22:06 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Korban penusukan dalam tawuran oleh pelajar, Muhamad Insan Jauhari (31), mendatangi Kantor Polsek Tanjung Duren, Jakarta Barat. Ia datang untuk mencari tahu pelaku penusukan terhadap dirinya.

"Kita dampingi korban yang mau cari pelaku penusukan terhadap dirinya," kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren Ajun Komisaris Herjon Silaban yang menemani korban di Mapolsek Tanjung Duren, Jumat (19/4/2013).

Ihsan mendatangi Mapolsek Tanjung Duren karena terdapat 53 pelajar yang tertangkap seusai tawuran di Green Garden, Kebon Jeruk, Kamis (18/4/2013) kemarin. Dalam tawuran tersebut, dirinya menjadi korban penusukan salah satu siswa. Para pelajar itu juga diamankan karena membajak mobil bus Mayasari Bakti jurusan Grogol-Pulo Gadung.

Di kantor polisi, korban memeriksa satu per satu siswa dari SMK negeri di Kampung Jawa, Tamansari, Jakarta Barat. Siswa tersebut dibariskan, kemudian diperhatikan oleh korban. Setelah meneliti satu per satu, ternyata tak ada pelaku penusukan terhadap dirinya.

"Yang nusuk saya enggak ada di sini," kata Ihsan.

Dari penuturannya, saat kejadian berlangsung, korban sedang melintas di perlintasan kereta api dekat Green Garden. Salah seorang siswa datang dan menusuk bagian belakang tubuh korban. Akibat penyerangan tersebut, punggung korban mengalami luka hingga harus dijahit sebanyak 20 jahitan.

Para pelajar itu saling adu kekuatan seusai menjalani hari terakhir ujian nasional, Kamis kemarin. Salah satu dari pelajar itu menusuk seorang pengendara sepeda motor di perlintasan rel kereta api Pesing, Kebon Jeruk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.