Gagal Jadi Gubernur, "Wanita Emas" Masuk Caleg Demokrat - Kompas.com

Gagal Jadi Gubernur, "Wanita Emas" Masuk Caleg Demokrat

Kompas.com - 21/04/2013, 17:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Masih ingat dengan sosok yang menobatkan dirinya si "Wanita Emas"? Wanita yang bernama asli Mischa Hasnaeni Moein itu sempat terkenal namanya melalui stiker-stiker yang ditempel di badan Metro Mini menjelang perhelatan Pilkada DKI Jakarta tahun lalu.

Namun, impian Hasnaeni menjadi gubernur DKI pupus setelah dirinya mengaku ditipu sejumlah partai non parlemen sehingga tak bisa maju sebagai cagub. Setelah lama tak ada kabar, kini Hasnaeni muncul sebagai calon anggota legislatif Partai Demokrat.

"Si wanita emas itu yang dulu ramai masuk juga jadi caleg Demokrat," ujar Ketua Satgas Penjaringan Caleg Partai Demokrat Suaidi Marasabessy di Kantor DPP Partai Demokrat, Minggu (21/4/2013).

Hasnaeni, kata Suaidi, akan maju sebagai bakal caleg dari daerah pemilihan DKI Jakarta. Kehadiran Hasnaeni sebagai bakal caleg Partai Demokrat juga menambah kuota perempuan di partai ini. Suaidi mengatakan setidaknya partainya telah memenuhi kuota 37,5 persen dari total 560 bakal caleg tingkat DPR yang diajukan.

Selain Hasnaeni, Demokrat juga merekrut artis Yenny Rachman dan Anwar Fuadi. Sebelumnya, artis-artis Inggrid Maria Palupi Kansil, Venna Melinda, Nurul Qomar, dan Ruhut Sitompul sudah terlebih dulu bergabung dan melenggang sebagai anggota DPR di Senayan.

Selain dari kalangan pesohor, Partai Demokrat juga mengajukan para alim ulama. Setidaknya ada enam orang mantan kader Partai Kedaulaan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) pimpinan Yenny Wahid yang maju sebagai caleg partai ini. Sebagian besar dari mereka memiliki latar belakang pemuka agama.

Adapun, pada hari Minggu ini ada tiga partai politik yang menyerahkan daftar calon anggota legislatif sementara (DCS) yakni Partai Hanura, Partai Golkar, dan Partai Demokrat. Beberapa hari lalu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menyerahkan DCS.

Sementara partai lainnya seperti PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasdem, dan Partai Kesatuan dan Persatuan Indonesia (PKPI) belum menyerahkan DCS.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorTri Wahono
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Menteri Agama: Seharusnya Pak Amien Rais Menjelaskan, Apa yang Dimaksud 'Politik'?

    Menteri Agama: Seharusnya Pak Amien Rais Menjelaskan, Apa yang Dimaksud "Politik"?

    Nasional
    Gempa Bermagnitudo 5,8 Guncang Bali, Tak Berpotensi Tsunami

    Gempa Bermagnitudo 5,8 Guncang Bali, Tak Berpotensi Tsunami

    Regional
    Ikuti Korsel, Korut Hentikan Siaran Propaganda di Perbatasan

    Ikuti Korsel, Korut Hentikan Siaran Propaganda di Perbatasan

    Internasional
    Truk Hantam Angkutan Desa Berpenumpang Siswa SMK, 7 Terluka Parah

    Truk Hantam Angkutan Desa Berpenumpang Siswa SMK, 7 Terluka Parah

    Regional
    Kasus E-KTP, KPK Periksa Ketua Harian DPD Partai Golkar Jateng

    Kasus E-KTP, KPK Periksa Ketua Harian DPD Partai Golkar Jateng

    Nasional
    Ombudsman: Serbuan TKA karena Kewajiban Berbahasa Indonesia Dihapus

    Ombudsman: Serbuan TKA karena Kewajiban Berbahasa Indonesia Dihapus

    Nasional
    Hakim Nilai Tak Ada Alasan Hapus Hukuman Mati untuk Penyelundup 1 Ton Sabu

    Hakim Nilai Tak Ada Alasan Hapus Hukuman Mati untuk Penyelundup 1 Ton Sabu

    Megapolitan
    Amien Rais Sebut PAN Belum Pertimbangkan Usung Gatot Nurmantyo sebagai Capres

    Amien Rais Sebut PAN Belum Pertimbangkan Usung Gatot Nurmantyo sebagai Capres

    Nasional
    Polisi Gerebek 6 Pengedar Sabu di Kampung Ambon

    Polisi Gerebek 6 Pengedar Sabu di Kampung Ambon

    Megapolitan
    Sandiaga Sebut Pedagang Pasar Blok G Akan Direloksi ke Parkiran Blok G

    Sandiaga Sebut Pedagang Pasar Blok G Akan Direloksi ke Parkiran Blok G

    Megapolitan
    Hujan Guyur Aceh Timur, Api di Sumur Minyak Mulai Padam

    Hujan Guyur Aceh Timur, Api di Sumur Minyak Mulai Padam

    Regional
    Macron: Mungkin, Trump Tidak Akan Lanjutkan Kesepakatan Nuklir Iran

    Macron: Mungkin, Trump Tidak Akan Lanjutkan Kesepakatan Nuklir Iran

    Internasional
    Istri Munir dan Pegiat HAM Kembali Kirim Surat Terbuka untuk Jokowi

    Istri Munir dan Pegiat HAM Kembali Kirim Surat Terbuka untuk Jokowi

    Nasional
    Investigasi Ombudsman Temukan Banyak TKA jadi Buruh Kasar hingga Sopir

    Investigasi Ombudsman Temukan Banyak TKA jadi Buruh Kasar hingga Sopir

    Nasional
    Tanggapi Amien Rais, Mendagri Nilai Ceramah Agama Seharusnya Tak Disisipi Isu Politik

    Tanggapi Amien Rais, Mendagri Nilai Ceramah Agama Seharusnya Tak Disisipi Isu Politik

    Nasional

    Close Ads X