Jakarta Hujan, Polisi Disebar Atur Lalu Lintas

Kompas.com - 22/04/2013, 10:57 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Hujan deras kembali mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya Senin (22/4/2013) mulai pukul 10.00 WIB. Direktorat Lalu lintas Polda Metro Jaya mengantisipasi lokasi kemacetan dan wilayah genangan air dengan mengerahkan ratusan petugas lalu lintas untuk membantu kelancaran arus.

"Untuk yang ada genangan air dan kemacetan kita tempatkan anggota. Saat ini sudah ada 100 personel yang kita siagakan. Nanti di-back up dari Polda untuk penambahan," kata Kabag Bin Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, Senin (22/4/2013).

Pihaknya juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi mengantisipasi sejumlah masalah dan gangguan lalu lintas yang biasa muncul saat hujan terjadi. Seperti genangan air dan juga pohon tumbang yang bisa terjadi dan mengganggu kelancaran arus bagi pengendara.

"Untuk mengecek dampak hujan, nanti kalau ada pohon tumbang, akan disampaikan dan dikoordinasikan dengan Dinas Pertamanan. Untuk genangan air nanti dikoordinasikan dengan Dinas PU," ujar Budiyanto.

Sementara itu, Ditlantas Polda Metro Jaya juga memanfaatkan jejaring sosial yang dimiliki dalam memberikan informasi mengenai situasi arus lalu lintas kepada masyarakat.

"Untuk antisipasi kemacetan, kita punya jejaring sosial seperti twitter dan facebook, kalau ada genangan air kita kabarkan ke masyarakat," katanya.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan hujan yang belakangan sering terjadi. Pengendara diminta tidak berhenti memarkirkan kendaraan di pinggir jalan agar tidak menyebabkan kemacetan.

"Yang pertama hindari jalan yang ada genangan air, kemudian di bawah terowongan jembatan jangan digunakan untuk berteduh karena akan menyebabkan kemacetan. Berhati-hati berkendara saat hujan dan jarak pandang diperhatikan," tutupnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Tambah 150 Bus Gratis Urai Kepadatan Penumpang KRL di Stasiun Bogor Besok Pagi

Pemerintah Tambah 150 Bus Gratis Urai Kepadatan Penumpang KRL di Stasiun Bogor Besok Pagi

Megapolitan
Mulai Hari Ini Sekolah di Bekasi Diizinkan Belajar Tatap Muka

Mulai Hari Ini Sekolah di Bekasi Diizinkan Belajar Tatap Muka

Megapolitan
Jakarta Catat Lonjakan Tertinggi, Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Jakarta Catat Lonjakan Tertinggi, Ini 10 Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Megapolitan
UPDATE Grafik 12 Juli: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE Grafik 12 Juli: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Megapolitan
Kronologi Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra, Pengacara Sempat Temui Lurah Grogol Selatan

Kronologi Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra, Pengacara Sempat Temui Lurah Grogol Selatan

Megapolitan
Anies Sebut Reklamasi Ancol untuk Atasi Banjir, KIARA: Alasan Klise

Anies Sebut Reklamasi Ancol untuk Atasi Banjir, KIARA: Alasan Klise

Megapolitan
PSBB Tangsel Kembali Diperpanjang 14 Hari sampai 26 Juli

PSBB Tangsel Kembali Diperpanjang 14 Hari sampai 26 Juli

Megapolitan
Tahun Ajaran Baru Dimulai Besok, Disdik Bogor Larang Sekolah Belajar Tatap Muka

Tahun Ajaran Baru Dimulai Besok, Disdik Bogor Larang Sekolah Belajar Tatap Muka

Megapolitan
Setiap Senin, Stasiun KRL Bogor, Cilebut dan Cikarang Tak Layani Penumpang THB

Setiap Senin, Stasiun KRL Bogor, Cilebut dan Cikarang Tak Layani Penumpang THB

Megapolitan
Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Anies: Kita Semua Bisa Kembali Dalam Rumah

Jika Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Anies: Kita Semua Bisa Kembali Dalam Rumah

Megapolitan
Anies: 66 Persen Kasus Baru Jakarta adalah OTG

Anies: 66 Persen Kasus Baru Jakarta adalah OTG

Megapolitan
Izin Reklamasi Ancol Buat Nasib Pemulihan Teluk Jakarta Tidak Jelas

Izin Reklamasi Ancol Buat Nasib Pemulihan Teluk Jakarta Tidak Jelas

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Penumpang, Jadwal KRL dari Bogor dan Cikarang Ditambah

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Jadwal KRL dari Bogor dan Cikarang Ditambah

Megapolitan
Anies Sebut Persebaran Covid-19  di Jakarta Sebagian Besar Terjadi di Pasar

Anies Sebut Persebaran Covid-19 di Jakarta Sebagian Besar Terjadi di Pasar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X