Kompas.com - 23/04/2013, 14:34 WIB
Penulis Norma Gesita
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Menjelang  unjuk rasa besar pada peringatan Hari Buruh atau May Day, 1 Mei mendatang, Polda Metro Jaya mengkhawatirkan terjadinya kekacauan yang ditimbulkan oleh pihak di luar elemen buruh.

"Yang jadi ancaman justru elemen di luar buruh," kata Direktur Intel Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sutanto dalam pertemuan dengan pimpinan badan usaha jasa pengamanan (BUJP) di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (23/4/2013).

Dugaan itu, kata Sutanto, timbul akibat kekacauan di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) saat May Day tahun lalu. "Tahun 2012 kan terjadi chaos di depan DPR dan itu bukan dari elemen buruh," kata Sutanto.

Persiapan Polda Metro Jaya dalam menghadapi unjuk rasa buruh, menurut Sutanto, sudah optimal. Kapolres bertindak proaktif memberi aprisiasi kepada buruh, mengadakan outbound, dan sebagainya.

Selain itu, Polda Metro juga berkoordinasi dengan para kapolres. Kapolres diminta untuk mengadakan acara di wilayah masing-masing sebagai salah satu upaya mengurangi jumlah buruh yang akan ikut berunjuk rasa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.