Kompas.com - 24/04/2013, 11:40 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah warga di Waduk Pluit yang menolak digusur dan direlokasi menuntut ganti rugi. Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama pun mengingatkan bahwa tanah yang mereka duduki adalah milik negara.

"Pengalaman kita, pembersihan di daerah ilegal itu umumnya yang ribut yang punya rumah, bukan penyewa. Nah, sekarang logikanya, kalau ilegal, dibongkar terus minta ganti rugi, ya mampus kita, nanti semua orang bakal bangun (rumah). Enggak ada hukumnya, itu komunis," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Rabu (24/4/2013).

Basuki pun tak ambil pusing menanggapi penolakan warga tersebut. Apa pun alasannya, katanya, penertiban di sekitar Waduk Pluit akan dilakukan, baik untuk warga yang mengaku memiliki lahan, maupun warga penyewa lahan tersebut.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan keheranannya pada realita penolakan warga di lokasi tersebut. Pasalnya, selama ini penolakan atas upaya penggusuran selalu timbul dari pemilik lahan, sedangkan warga tersebut tinggal di atas lahan Waduk Pluit yang merupakan milik negara.

"Yang menolak warga yang mana dulu. Yang punya rumah, atau yang ngontrak? Jadi mesti dicek juga ke lapangan," cetusnya.

Secara terpisah, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo beberapa kali menyatakan bahwa semua proses penertiban di Waduk Pluit berjalan lancar. Ia menjamin semua akan berjalan tertib, tanpa ada ganjalan dari pihak mana pun, termasuk jaminan tak ada friksi dengan organisasi kemasyarakatan (ormas).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.