Kompas.com - 25/04/2013, 09:35 WIB
EditorAgus Mulyadi

PEKANBARU, KOMPAS.com — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau berupaya mengembangkan klinik rehabilitasi para pencandu narkotika dan obat-obatan terlarang, melalui swadaya masyarakat.

"Untuk saat ini satu klinik swadaya rehabilitasi narkoba telah ada di Pekanbaru. Pemiliknya atas nama Wanto," kata Kepala BNNP Riau Komisaris Besar Bambang Setiawan di Pekanbaru, Kamis (25/4/2013).

Dalam waktu dekat, demikian Bambang, klinik tersebut akan segera diresmikan dan siap untuk menampung dan mengobati para pencandu narkoba agar terlebas dari belenggu ketergantungan.

Nantinya, kata Bambang, klinik tersebut akan tetap berada dalam pengamatan BNNP dan akan menjadi percontohan bagi masyarakat dan daerah lainnya selain Pekanbaru.

"Kami mengharapkan akan ada lagi klinik-klinik swadaya dengan tentunya kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba. Untuk sama-sama kita ketahui bahwa narkoba merupakan ancaman serius generasi bangsa yang harus diperangi secara bersama," ucap Bambang.

Pendirian klinik pencandu narkoba ini, demikian Bambang, sebenarnya juga bisa dilakukan oleh pemerintah di daerah kabupaten dan kota dengan menggunakan anggaran daerah. Pengelolaannya bisa bekerja sama dengan BNNP, salah satunya memanfaatkan tenaga medis yang andal.

Ke depan, kata Bambang, dalam mengatasi masalah tingginya tingkat pencandu narkoba, pihaknya juga akan menjalin kerja sama dengan dinas sosial di tiap-tiap kabupaten dan kota.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kerja sama ini, menurut Bambang, diadakan untuk merehabilitasi para pencandu narkoba dan memperkenalkan mereka pada gaya hidup sehat tanpa narkoba.

"Selama ini, beberapa dinas sosial serta kabupaten dan kota telah memiliki rumah penampungan untuk merehabilitasi anak-anak jalanan dan pengemis. Sebenarnya fasilitas itu juga bisa dimanfaatkan untuk merehabilitasi para pencandu narkoba," katanya.
 


Sumber: Antara

 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.