Kompas.com - 26/04/2013, 11:10 WIB
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk memfasilitasi kebutuhan perumahan kalangan menengah bawah, Perum Perumnas berencana membangun 200 menara rumah susun sederhana milik (rusunami) di wilayah Jakarta. Proses pembangunan rusun tersebut dimulai tahun ini.

Direktur Utama Perum Perumnas Himawan Arief Sugoto, di Jakarta, Kamis (25/4/2013), mengatakan, saat ini masyarakat kelas menengah ke bawah sulit mendapatkan hunian dengan harga berkisar Rp 100 juta-Rp 200 juta di tengah kota Jakarta. Sementara itu, rumah tapak sudah tidak memungkinkan dikembangkan di Jakarta.

"Rusunami diharapkan menjawab kebutuhan itu. Kalau tidak, Jakarta enggak mungkin ada program rumah yang prorakyat," ujarnya.

Namun, dia belum dapat merinci harga jual per unit rusun itu nantinya. Himawan memastikan harga jual sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Perumahan Rakyat. Adapun rusunami itu akan dibangun di tanah milik Perumnas dan sebagian tanah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Rusunami yang akan kami bangun ini ada empat kelompok, yakni tower baru, peremajaan rusun yang sudah ada, rusun di lahan bedol RT-RW, serta optimalisasi aset pemda (pemerintah daerah) dengan menggabungkan rusun dan fresh market (pasar tradisional)," tutur Himawan.

Setiap menara rata-rata ada 20 lantai dengan 400 unit. Biaya untuk membangun setiap menara sekitar Rp 80 miliar. Lahan yang dibutuhkan untuk membangun 200 menara ini sekitar 80 hektar. Pembangunan yang sudah dimulai adalah menara baru di sejumlah wilayah, seperti Kemayoran, Sentra Timur Pulogebang, dan Cengkareng.

Kerja bersama

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mendukung langkah Perum Perumnas menyediakan permukiman vertikal yang terjangkau rakyat. Langkah menyediakan rumah susun ini diharapkan juga diikuti pihak lain.

"Rumah yang vertikal ini memang harus dipersiapkan," katanya.

Secara umum, izin pendirian 200 menara rusunami ini sudah disetujui Pemprov DKI. Pembangunan rusunami diserahkan kepada Perum Perumnas. Jokowi menambahkan, Pemprov DKI juga merencanakan pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) untuk masyarakat yang berpendapatan rendah.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.