Kompas.com - 26/04/2013, 13:21 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian memastikan bahwa kecelakaan tunggal yang mengakibatkan meninggalnya Ustaz Jeffry Al Buchori di ruas Jalan Gedung Hijau Raya, Pondok Indah, Jumat sekitar pukul 01.00 WIB, murni kelalaian pengemudi. Ayah empat anak itu disebut memacu kendaraannya lumayan tinggi.

"Kecepatan lumayan tinggi, tetapi korban tidak dapat menguasai kendaraannya. Mungkin sedang mengantuk. Jadi, ini murni human error," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Hindarsono pada Jumat (26/4/2013).

Menurut Hindarsono, lokasi kejadian juga bukan black spot (rawan laka lantas). Kondisi permukaan jalan baik dan penerangan jalan bagus.

Saat menabrak pohon, kata dia, helm Uje terlepas dan kacanya pecah. Tubuhnya terpental ke jalan sejauh 3-4 meter, sedangkan motor terpental sejauh 30 meter.

Setelah itu, Uje ditolong oleh seorang rekannya, dibantu dua orang warga setempat dan dibawa ke RS Pondok Indah. Dia hanya dirawat sekitar 30 menit sampai akhirnya mengembuskan napas terakhirnya.

"Saat korban jatuh, kendaraan masih sempat melaju sejauh 30 meter. Jadi, korban meninggal di rumah sakit, bukan di TKP. Helm yang dipakai standar cukup bagus cuma tipe half face. Kacanya pecah dan kemudian terlepas. Kendaraan juga rusak parah di bagian depan. Korban luka parah di wajah sebelah kiri," ujar Hindarsono.

Setelah meninggal, dokter UGD di RS Pondok Indah merujuk untuk melakukan visum di RS Fatmawati. Namun, pihak keluarga menolak.

Setelah itu, jenazah Uje langsung dibawa ke rumah duka di Perumahan Bukit Mas, Jalan Rempoa Raya, Bintaro. "Karena keinginan dan permintaan keluarga jadi kita turuti," jelas Hindarsono.

Polisi telah memeriksa tiga saksi, yakni Andri Silitonga, yang merupakan petugas keamanan di kompleks sekitar lokasi kejadian, Sarmidi, penjaga warung tidak jauh dari lokasi kejadian, dan Dhani, yang merupakan pengawal Uje.

"Dhani menggunaaan motor bebek biasa dan dia yang mendampingi korban dalam perjalanan itu," terang Hindarsono.

Adapun kondisi motor Kawasaki ER6n dengan nomor polisi B 3590 SGQ yang dikendarai oleh Ustaz Jeffry rusak parah di bagian depan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.