Kompas.com - 28/04/2013, 19:29 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekitar 80 peserta seleksi dan promosi jabatan terbuka atau biasa disebut lelang jabatan yang digelar oleh Pemprov DKI Jakarta tidak hadir dalam uji tes kompetensi bidang. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta I Made Karmayoga mengatakan ketidakhadiran mereka dengan berbagai alasan, seperti mengundurkan diri, ada kerabat yang meninggal dunia, hingga gangguan kesehatan.

"Ada sekitar 80 peserta yang tidak hadir. Aturannya fleksibel saja, karena ada faktor sosial dan kemanusiaan," kata Made, saat dihubungi, di Jakarta, Minggu (28/4/2013).

Ia menyebutkan dari 328 peserta yang mengincar posisi camat sebanyak 30 orang yang tidak hadir. Sementara dari 790 posisi lurah, sebanyak 50 peserta tidak hadir. Penilaian sendiri dilakukan satu paket, tidak parsial. Dengan demikian, peserta yang tidak mengikuti uji kompetensi bidang masih memiliki kesempatan untuk mengikuti tes tahap berikutnya. "Tanggal 21 Juni nanti baru diumumkan mana yang gugur dan lolos," ujarnya.

Seluruh camat definitif hadir dalam tes online kompetensi bidang ini. Sementara sebanyak empat lurah definitif tidak hadir, satu di antaranya mengundurkan diri, yakni Lurah Warakas. Sedangkan tiga lainnya meninggal dunia yakni, Lurah Selong, Lurah Kota Bambu Selatan, dan Lurah Tegal Alur.

Untuk lurah definitif yang mengundurkan diri, otomatis jabatannya hilang. Namun yang bersangkutan masih akan menjabat sampai sebelum pelantikan pejabat baru yakni 21 Juni 2013 mendatang. "Otomatis jabatannya hilang, tapi setelah ada pejabat baru. Karena memang pejabat definitif jadi perhatian kita," kata Made.

Seleksi dan promosi jabatan merupakan terobosan yang dilakukan oleh Joko Widodo. Tujuannya untuk menyaring pejabat yang memiliki kompetensi dan semangat melayani rakyat. Proses seleksi telah memasuki tahap uji kompetensi bidang. Sebanyak 1.118 peserta mengikuti ujian di delapan sekolah berbeda. Nantinya hasil tes online akan diumumkan pada tanggal 2 Mei 2013 mendatang dan bagi peserta yang lolos akan mengikuti tes manajerial dan tes kesehatan.

Sepuluh peserta terbaik akan dijaring untuk menjalani seleksi pengetahuan umum dan kepemimpinan. Lima orang yang lolos seleksi pengetahuan umum akan mengikuti seleksi visi dan misi. Mereka diwajibkan untuk menyiapkan makalah berisi visi misi terhadap daerah yang akan dipimpinnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka juga akan melaksanakan tes psikologi, wawancara, dan uji publik. Hasilnya, tiga orang terbaik akan menjalani wawancara final dan satu orang akan menduduki jabatannya.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.